English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

BAKMI RANJAU BCP: MELEDAK-LEDAK PEDASNYA TAK TERDUGA

Sabtu, 13 Februari 2010

Terobosan Serba Pedas Yang Misterius,
Ranjau CABE GLEDEKnya Justru yang DICARI...!

BCP, kelanakuliner.com
Setiap kali saya mengunjungi BCP, maka setiap kali itu pulalah saya menemui menu baru dan kebetulan kali ini satu menu yang bisa jadi meledakkan perut yang tidak terbiasa dengan pedasnya cabe rawit (cabe gledek). Mengapa begitu? Sesuai dengan namanya, Bakmi Ranjau, maka berhati-hatilah bagi mereka yang tidak terbiasa dengan pedasnya cabe rawit, begitu masuk ke dalam mulut, bersiaplah merasakan ledakan pedas cabe rawit di dalam bakmi ayamnya yang juga dilengkapi bakso sapi. Tapi jangan kecewa, kalau ternyata ada juga bakminya yang tidak mengandung cabe rawit sama sekali.

Namun begitu Anda mengunyah baksonya, hmmmm.... berani taruh Anda nggak bisa sama sekali menduga isinya apa daging sapi biasa atau justru butiran cabe rawit (gledek) yang SUPER pedas. Berani menerima tantangan makan Bakmi Ranjau tanpa air minum sama sekali? Kalau memang Anda BERUNTUNG, barulah bisa merasakan pedasnya butiran cabe rawit. (Halah... memang ada ranjau yang justru dharapkan?)

"Memang kami baru dua hari buka di BCP, tapi dengan pengalaman usaha kakak saya (Crush Zone Fun Food setelah mendapatkan penghargaan dari Deperidagkop RI), saya sangat yakin Bakmi Ranjau bisa menempati hati pengunjung BCP," tutur sang pemilik Rustam kepada kelanakuliner.com.

Menurut lelaki kelahiran Jakarta, 8 April 1979 ini, bahwa ciri khas Bakmi Ranjau ada pada isi baksonya yang berupa cabe gledek (cabe rawit warna oranye), sedangkan isi bakso yang lain bisa berupa keju dan cumi juga keunikan khas lainnya adalah mangkok gorengnya. Mangkok Goreng adalah pangsit goreng yang berbentuk mangkok dengan ketebalan tertentu sehingga bakmi dan kawan-kawannya bisa disajikan bersama kuahnya. Hmmmmm..... nikmatnya jadi lebih terasa, apalagi saat kita tuangkan kuah yaminnya bersama bakso kecil-kecilnya yang mengandung BOM RANJAU cabe gledek.... Anda punya nyali mencobanya?

Ide lelaki bujangan berasal dari Wates Jogjakarta ini sebenarnya adalah keinginannya menyajikan sesuatu yang beda dari menu bakmi dan bakso lainnya. "Sebenarnya idenya muncul begitu saja, saat saya ingin mem buat sajian bakso dan bakmi yang pedasnya luar biasa karena menggunakan cabe rawit yang berwarna merah kekuningan. Suapa nggak biasa, maka saya bikin agar setiap cabe gledeknya tak bisa ditebak dimana adanya. Maka timbullah nama Bakmi Ranjau saat itu juga," ungkapnya.

Lelaki berkacamata ini memberanikan diri untuk mulai membuka usaha yang berasal dari ide sederhana tadi, di tempat dimana kakaknya sudah membuka usaha kuliner lebih dahulu. Pilihan pun jatuh ke foodcourt BCP (Bekasi Cyber Park), di samping itu lokasinya pun dekat dari rumah tinggalnya di Ganda Agung Bekasi Timur.

Kini dia sudah meraup sedikitnya 30 porsi bakmi ranjau dalam dua hari pembukaan gerai barunya itu. Hal ini sangat sesuai dengan sistem kerja sama dengan pihak manajemen foodcourt BCP, yang hanya mengenakan sistem bagi hasil. Untuk harga per porsi bakminya pun relatif murah, dimana Bakmi Mie Ayam Bakso hanya dipatok Rp.13.000,- dan Bakmi Goreng cuma Rp.10.000,- Sedangkan Kwetiaw Gorengnya dibandrol Rp.16.000,-

Masalah rasa.... Kelanakuliner sudah mencoba kelezatan mie dan daging ayamnya dengan perpaduan rasa asam, manis dan asin yang pas banget buat orang kita. Skala 1-10 maka, Bakmi Ranjau masuk peringkat 7. Swear... mantabbbbsss abis! Dan bersiaplah dengan kejutan rasa pedasnya yang naudzubillaah.... pastinya sensasi meledak dan terbakar hanya bisa dijumpai di tempat ini.


Mau mencoba? Silakan menghubungi telepon sang pemilik, Rustam di (021)9924.0885 atau berkunjung langsung ke foodcourt BCP, yang berlokasi paling pojok dekat dengan panggung live music BCP. Ingat saja... yang namanya ranjau memang selalu ada di pojokan bukan?

Andri Handoko - Sidik Rizal

BAKMI MIE-KITA UTAN KAYU, WARALABA NAN BERSAHABAT

Rabu, 20 Januari 2010

Menu Masakan si Ahli Teknik yang 
Sekali Dicoba Langsung Disuka


Utankayu, kelanakuliner.com
Perjalananku kali ini sedikit diganggu dengan rusaknya si jago ngebut motor biruku, Honda CB 1972 125 cc yang kain hari kian cantik saja kendaraan antik itu... Setelah masuk bengkel yang profesional dan pelayanannya sangat menjanjikan, kelanakuliner berjalan dan mencari kendaraan umum, bis Metromini jurusan pramuka, menuju kantor Is Plaza RM Gurih.
Sambel Sambil jepret sana, jepret sini dengan kamera digitalku, tahu-tahu seorang pemuda memberikan salam tersenyum sayapun membalas senyumnya dan memutar memori otakku mencoba mengingat dimana saya mengenalnya. Teman kampuskah? Teman sekolahkah atau orang yang berkunjung ke rumahku untuk survey kredit bank, atau orang asuransi pendidikan yang sering mengontakku?

Alhamdulillah, dengan sikap sesopan mungkin akhirnya saya teringat kembali, rupanya dia teman adik kandungku. Aahhh... forget it lah, yang penting sekarang ada teman dan dengan baik hatinya dia tawarkan  mengantarku ke kantor Is Plaza. Namun aku akhirnya minta diturunkan di perapatan Utankayu, dan meneruskan berjalan kaki dengan niat canvasing (susur jejak kuliner baik berjalan kaki maupun berkendaraan, yah ini kan kelana kuliner yang sebenarnya, kan?) Perjalanan meniti pinggiran jalan Utankayu menuju tembusan jalan ke Pramuka Raya itulah, aku melihat satu ruko yang tampak masih baru. Bakmi Mie-Kita. Sepertinya asyik juga dan lumayan akrab di telinga nama resto ini.


Waktu menunjukkan pukul 14.17 WIB dan langsung saja masuk setelah melewati interior ruangan yang dominan kuning muda dan hijau itu yang juga berhiaskan lukisan neo-klasik karya seniman Jogja. Di ujung meja dapur, saya mencoba mencari informasi tentang sang pemilik dan tepat di bagian bawah meja kasir sekaligus loket layanan pesan, sebuah poster informasi waralaba Bakmi Mie-Kita terpampang manis (satu trik pemasaran yang cukup cerdik, untuk menangkap peluang pasar baru - setidaknya itulah yang dikatakan sang pemilik waralaba Petrus). Tertulis di poster itu "Peluang Usaha (Busines Opportunity) Waralaba Bakmi Mie-Kita, yang ditawarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Makanan Sehat, Enak dan Murah. Tipe waralaba, kelas "Food Court - Modal hanya 77jt", "Mini Resto - Modal hanya 160jt", "Resto - modal cuma 175jt", BEP (Titik Balik Impas) 12 s/d 16 bulan. Hubungi Petrus/Nadir No. Telp 08588.3262.658 atau 0856.9292.5050."


Setelah beberapa waktu, kontak pertama saya justru langsung dengan sang pemilik waralaba pak Petrus, tapi belakang waktu saya tahu bahwa ternyata saya berhubungan dengan Nadir, sang penerima waralaba dan pemilik ruko di Utankayu. Kami pun membuat janji bertemu dan saya masih beranggapan akan bertemu dengan pemilik waralaba, Petrus Puspo Sutopo.

Kurang dari satu jam, dan nyaris saja saya tenggelam dalam tidur di kursi makan yang berbentuk sofa tinggi RM Bakmi Mie-Kita, saat bertelepon ria dengan kolega, akhirnya datang juga, Nadir. Walaupun saya sudah tahu, lelaki Arab (ganteng eh... jangan ah nanti GR dan salah tafsir lagi) ini, tapi saya mencoba "melucu" menanyakan nama dirinya, "Dengan pak Petrus?"  (emang ada yah orang Arab yang namanya Petrus? Kalo di "sana" ya pastinya ada lah!...Sayangnya saya lupa mematikan HP saya yang masih OL dengan kolega... ih nggak etis buanget deh gue!), "Saya Nadir, pak," jawabnya menerima jabatan tangan perkenalan diri saya. (by the way... aku jadi ingat satu istilah... sampai ke titik nadir... titik terendah di horizon langit... so what's the meaning of Nadir?)



Setelah berkenalan dan berbincang dengan Nadir, lelaki keturunan Arab kelahiran Jeddah 28 tahun lalu ini, ternyata menyenangkan diajak berdiskusi. Menurutnya, dengan berwaralaba Bakmi Mie-Kita setidaknya keinginannya untuk berwiraswasta dan asyik duduk manis di rumah bisa dilakukan. "Tapi biarpun begitu seperti yang ditawarkan oleh franchisor, saya masih kepingin ikut nimbrung sibuk terjun ke bisnis usaha resto bakmi ini," ujarnya serius. Bujangan yang akan merencanakan menikah  dengan adik sahabat lamanya pada tahun depan ini menegaskan, justru dirinya memang mau bersibuk-sibuk ria untuk jadi pengusaha yang tahu banyak hal tentang bagaimana  memproduksi usaha resto bakmi.


Sebagai gambaran betapa rumit dan sibuknya usaha Bakmi Mie-Kita, jumlah sajian menunya saja hingga seratus lebih. Bisa dibayangkan, bukan bagaimana banyaknya SOP (bukan semacam sop buntut, coy... tapi Standard Operation Procedure - alias Prosedur Operasi Baku) dan beragamnya suplay bahan baku menu masakan. "Wajar saja Mas, kalau masalah product knowledge, sebaiknya ditanyakan langsung kepada pak Petrus... Dia yang lebih paham dengan segala macam menu itu," ujarnya merendah.

Bagi saya bukan itu saja masalahnya, namun yang paling penting adalah bagaimana seh sebenarnya rasa dari bakminya itu sendiri. Apa sama hebat dan lezatnya dengan sang legendaris Bakmi GM? Ah nggak usah kelamaan cerita... Kelanakuliner pun akhirnya mencoba semangkuk porsi Bakmi Komplet yang berisi PG (bukan Partai Golkar, tapi Pangsit Goreng), PR (juga bukan PuRel yang cantik tapi Pangsit Rebus, hehehe), ETM (yang ini juga bukan Etometic Teller Machine - maksa banget kan?- tapi Es Teh Manis). Dan sebagai hasilnya adalah ......................................... (bentar lagi asyik mengingat kenikmatan sensasi makan bakmi..... hmmmm) rasanya tak kalah dengan Bakmi GM (kenapa seh disebut Bakmi Gajah Mada? Emang bakminya segede-gede Gajah Mada... atau emang jaman dulu Gajah Mada doyan bakmi ya? Ahh gak jelas... Tapi konon menurut buku sejarah Indonesia, Bakmi GM dikasih nama seperti itu karena si pedagang bakmi dulu sekali awalnya dagang bareng Gajah Mada.... eh bukan maksudnya dagang di Jalan Gajah Mada... dasar beg*!)

Memang ada idiom di dunia "perbakmian" bahwa jadulbang (jaman dulu banget) patokan makanan bakmi yang enak adalah Bakmi GM, setelah beberapa tahun, muncul lah nama-nama mirip yang juga dikelola oleh warga Cina lainnya seperti Bakmi GK (lagi-lagi bukan Golongan Karya tapi Gang Kelinci). Bakmi GK ini pun juga begitu populer di kalangan masyarakat Jakarta, namun sedikit sekali yang tahu persis, bahwa Bakmi GK menggunakan B2 (alias bukan BlueBand tapi BaBi). lihat tulisan saya yang pertama kali di link kelanakuliner ini.

Kembali ke laptop, eh salah kembali ke pokok bahasan Bakmi Mie-Kita Utan Kayu. Resto Bakmi yang masih dalam pengawasan langsung Petrus (bukan Petrik dan juga bukan Petruk, apalagi Patrick Starfish temannya Spongebob Squarepants). Menurut pengakuan Petrus, usaha waralaba Bakmi Mie-Kita yang dikelolanya ini jelas berbeda dengan usaha waralaba lainnya yang sejenisnya. "Kebanyakan para pemilik waralaba bakmi lainnya itu, setelah mendapatkan uang investasi, maka mereka tidak memberikan yang intens dan berkelanjutan". Itulah sebabnya saya lebih mengutamakan para pelanggan, tambahnya, karena pada akhirnya yang menentukan adalah pasar.

Lelaki humoris yang penuh pengalaman pahit selama hidupnya di masa kecilnya ini menegaskan, bahwa tanggung jawab dirinya tidak berhenti setelah si pemilik modal menyerahkan uangnya membeli merk Bakmi Mie-Kita. "Seumur hidup saya membuka komunikasi, kapanpun mereka butuh saya untuk konsultasi usaha yang telah belasan tahun saya tekuni ini," ungkapnya sambil berpromosi. Kelanakuliner sendiri mengakui bahasa tubuh dan caranya berkomunikasi yang mampu meyakinkan orang lain untuk mau bekerjasama waralaba. Saya jadi ingat film klasik The God Father, dimana ada satu quote populer Marlon Brando dalam film itu, "I'm going to make him an offer he can't refuse."


Lelaki Petrus Puspo Sutopo memang jago bisa meyakinkan para mitra dan koleganya dengan prinsip belajar dari pengalaman, dan yang penting pertama kali adalah skill, kemudian kejujuran, keuletan, baru modal, demikian ungkapnya. Makanya tak heran jika akhirnya ia memilih untuk berwirausaha. dan mengembangkan usahanya dengan konsep waralaba dan kemitraan seperti BO (Business Opportunity). Seiring  itu ia juga mempunyai filosofi hidup yang ingin menolong orang. "Dari kecil Saya hidup banyak ditolong orang, maka Saya bercita-cita ingin menolong orang. Baik itu karyawan maupun para pemilik modal," tandas Petrus.

Pada kenyataannya, Petrus membuktikan hal itu dengan seringnya ia meningkatkan pembinaan  kinerja kepada para karyawannya yang sering dirolling ke setiap cabang yang berbeda maupun cabang baru. "Saya hanya mau memberikan bantuan tenaga kerja ahli (karyawan) saya yang telah lebih dari 6 bulan pengalamannya bekerja dengan saya, demi mempertahankan kualitas SDM di tiap cabang waralaba lain yang baru dibuka," pungkasnya.


Sekarang ini di Jakarta, setidaknya ada 5 cabang waralaba, mulai dari Salemba, Tebet, Kelapa Gading, Sunrise Garden, juga termasuk Bogor.

Bila Anda tertarik ingin merasakan nikmatnya ratusan pilihan menu Bakmi Mie-Kita, maka bisa langsung kunjungi Bakmi Mie-Kita Jl. Utan Kayu No. 106, Jakarta Timur atau menghubungi telepon
(021) 9704.3288 - 9704.3289
untuk pesan antar lokasi terbatas. Sedangkan pesan antaran radius lebih jauh dikenakan ongkos kirim Rp. 2.500,-


SidikKelana Rizal - dobeldobel.com



MIYABI (Mie Ayam Biru) Makanan Paling Seksi di Indonesia

Minggu, 13 Desember 2009

KINI MIYABI SUDAH HALAL DI KOTA BEKASI
Bukan Mie Ayam Babi, Tapi Mie Ayam Paling Menggairahkan di Indonesia


Bekasi Timur - kelanakuliner.com
Perjalanan selama setahun berkelanakuliner, akhirnya ketemu juga sajian ajaib sekaligus penuh sensasi luar biasa yang dijamin Anda belum pernah mencobanya. Mungkin Anda pernah atau bahkan sudah tak asing lagi dengan mie warna, bahkan ada yang memberi nama mie pelangi. Tapi pernahkan Anda makan mie yang berwarna biru? Sepertinya baru kelanakuliner.com sajalah yang pertama kali menemukan menu makanan aneh dan tetap mempunyai citarasa normal yang gak neko-neko. Mie Ayam Biru yang disebut MIYABI ini memang sama sensasionalnya dengan tokoh bintang film porno sensual dari Jepang. Bayangkan saja kalau Miyabi terkenal dengan kepolosan dan keberaniannya berakting vulgar, maka Miyabi asli Indonesia ini kayaknya bakalan terkenal karena kepolosan konsep menu racikan mienya yang langsung di depan sang pembeli dan keberaniannya secara vulgar membuka menu olahan mie langsung di depan mata para pelanggannya.


Miyabi atau yang lebih dikenal sebagai Mie Ayam Biru ini memang bukanlah bintang film biru seperti Miyabi asli yang di Jepang, tapi masalah rasa (hmmmmm.... ngiler gue ngebayanginnya) memang fantasi kita dibawa melayang ke alam asyik masyuknya dunia khayalan jorok kuliner. Mie Ayam biru sendiri sebenarnya adalah menu coba-coba dari sang pemilik warung Mia Ayam yang kini telah dibranding oleh Tehbotol ini. Sang pemilik yang bernama Ary ini memang selalu meminta sang koki, Anton untuk mencoba menemukan bentuk dan inovasi dalam olahan mienya tanpa meninggalkan standar kesehatan umum. Mie Ayam Biru sendiri adalah ide dari kelanakuliner setelah mencoba masakan mie ayamnya yang memang agak beda dari kebanyakan mie lainnya. Keunikan pertama adalah mienya secara fresh langsung dibuat di depan mata pelanggan yang memesan mie ayam. Jadi sebenarnya bahan pokoknya bukan mie setengah jadi, justru masih tepung terigu dan telor bebek yang diuleni sebentar kemudian dimasukkan ke dalam penggilingan mie, dan voila... hoooplaa jadilah mie. Khusus untuk mie berwarna biru, sang koki sekaligus pembuat mienya ini, mas Anton membuat campuran adonan tepung mie dengan telor bebek dan minuman soda khas Fanta Biru atau Pepsi Biru. So pasti rasa mie birunya akan terasa sedikit manis dan penuh sensasi yang mengejutkan lidah Anda... Nggak percaya? Silakan saja Anda coba berkunjung dan langsung menikmati Mie Ayam Biru (bukan Mie Ayam Babi loh mas) alias Miyabi asli Indonesia yang saya bisa pastikan tak akan diharamkan oleh MUI .


Mas Ary sendiri mengaku akan segera mempatenkan nama Miyabi, Mie Ayam Birunya ke kantor paten agar ia tak kedahuluan pengusaha besar dalam hal merk usaha dagangnya yang baru dirintisnya ini. Ada lagi program promosi yang dijalankan oleh si pengusaha distro ENABLE ini, yakni selama masa promosi, setiap pengunjung yang datang membawa print out tulisan berita dari web blogs ini (http://kelanakuliner.blogspot.com) maka GRATIS makan Mie Ayam Birunya bagi setiap pengunjungnya. (Sayang ini hanya berlaku selama masa promosi saja hingga akhir bulan Desember 2009).

Lalu bagaimana Anda bisa mendapatkan mie ayam berwarna biru ini secara langsung dibuat di depan mata Anda? Silakan kunjungi Warung Mie Ayam Biru (Miyabi), Jalan Raya Mekarsari, Durenjaya Bekasi Timur, atau telpon reservasi langsung di no. (021)9220.7559 dengan mas Anton atau mas Ary atau di nomor (021) 9346.1965 dengan Dik Rizal. Buruan Anda kunjungi sebelum jam 5 sore, karena selama masa promosi ini biasanya mie birunya cepat sekali habis. Masalah mie biasa yang berwarna pada umumnya, tetap saja bisa Anda minta disajikan. Yang jelas, Anda akan merasakan sensasi paling menggairahkan dan unik dalam selera kuliner Anda dalam menikmati makanan mie bergaya warna biru. Mau mencoba mencicipi Miyabi? Silakan undang anak istri dan keluarga Anda untuk menikmati cantiknya Miyabi dan melihatnya dengan mata telanjang proses pembuatan mie telor di depan Anda. Pasti luar biasa!

Sidik Rizal - dobeldobel.com

KEDAI 88: Pempek Palembang Termurah di Bekasi dan Tetap Disuka

Sabtu, 12 Desember 2009

Bakmi Bangka, Pempek Palembang dan Seafood Pertama
Yang Menyambut Anda di Pintu Gerbang Stasiun KA Bekasi


Stasiun KA Bekasi, kelanakuliner.com
Keluar dari Stasiun KA Bekasi, kemudian menuju ke arah pintu keluar selatan menuju ke pusat kota Bekasi, maka di jajaran pintu gerbang dekat badan stasiun kita akan jumpai makanan penyambut para penumpang kereta api sekaligus para pengunjung yang datang dari luar kota. Sesuai dengan rencana kelanakuliner untuk menjelajahi Kota Bekasi dengan berjalan kaki dimulai dari pintu gerbang stasiun kereta api pusat kota, maka yang pertama kali saya cari dan kunjungi adalah tempat jajanan kuliner. Sebagai pilihan maka jatuh kepada Kedai "88". (dalam adat Cina, angka 8 menunjukkan hokki, mungkin 88 bermakna dobel hokki).


Sesuai dengan janji kelanakuliner akhirnya disambut ramah oleh sang pemilik, Heri, yang akrab dipanggil Koko Heri. Lelaki kelahiran Palembang asli 7 Maret 1983 ini memang sejak kecil sudah diperkenalkan dengan dunia dagang oleh orang tuanya. Lelaki yang hobi fitnes ini menuturkan bahwa usahanya dimulai dari modal 40 ribu rupiah pada tahun 1999 dengan sebuah gerobak di pojok Proyek Jalan Djuanda Kota Bekasi. Bermodalkan keahlian keluarganya membuat pempek asli dari daerah kelahirannya dimana baik gula aren dan bahan baku sagunya khusus didatangkan dari Palembang. Demikian pula dengan bakmi dan masakan seafood yang diolahnya, Ko Heri mencoba menyajikan semua masakannya dengan bahan terjamin dan berkualitas, di samping itu dia juga memperhatikan kondisi halalnya yang kini dia jamin 100%. Setelah berjalan beberapa tahun, mulai dari sebuah gerobak pempek dan bakmi Bangka, kini Kedai "88" mulai berkembang dan produksi semakin meningkat. Bayangkan saja sedikitnya 10 kg pempek dalam sehari habis terjual, dan kini sudah bertambah menjadi 3 cabang. Cabang Kedai "88" yang dikelola dirinya berlokasi di pintu gerbang Stasiun KA Bekasi, kemudian Cabang ke 2 di Karang Kitri, jalan Burangrang No. 214 dan cang pokoknya yang masih berdiri hingga kini, gerobak kedai "88" di Proyek bekasi, jalan Djuanda.


Peningkatan omzet yang bertahun-tahun ini adalah hasil kerja kerasnya dan ketekunan keluarga besarnya, heri sendiri kini telah meiliki 10 orang karyawan khusus yang membantunya di cabang stasiun KA Bekasi. Karyawannya yang tampak rata-rata berusia belasan tahun ini memang diambil dari lingkungan tempat usahanya. Kedai "88" cabang Stasiun KA Bekasi ini memang menyajikan sajian Pempek Palembang dari ikan tenggiri, dengan produk unggulan Pempek Kapal Selam (pempek isi telor), Lenjer Kecil, Pempek Kulit (tenggiri) dan Adaan. Ko Heri mengungkapkan bahwa untuk pempek yang disajikannya sementara waktu ini adalah yang paling murah dibandingkan makanan sejenis di seluruh wilayah Bekasi, namun suasana dan kualitasnya tak kalah dibandingkan dengan sajian sejenis di tempat lain. Ramainya orang yang lalau lalang di stasiun KA Bekasi tak mengurangi sedikitpun selera para pelanggan untuk mampir berkunjung dan menikmati masakannya di Kedai 88. Bahkan sering sekali, beberapa orang kantoran (yang biasanya menggunakan Kereta Api Expres AC Bekasi), mengadakan acara ulang tahun kilat dengan makan-makan di kedainya yang mampu menampung setidaknya 40 kursi ini. "Saat itu ada orang kantoran yang berulang tahun dan makan di sini dengan Ikan Gurame Asam Manis serta menu lainnya untuk beberapa porsi, dan ia tak banyak mengeluarkan uang suma sekitar 150 ribuan saja!" paparnya.

Mengetahui bahwa banyak pelanggannya di cabang Stasiun KA Bekasi adalah orang kantoran, maka dapat dipastikan bahwa peak (puncak) ramai kunjungan pelanggannya biasanya dari hari Senin sampai dengan Jum'at terutama pada jam sarapan pagi, makan siang dan jam pulang kantor. Sedangkan cabang Kayuringin jalan Burangrang, biasanya puncak keramaian justru pada hari Jum'at, Sabtu dan Minggu, termasuk cabang yang ada di Proyek Bekasi.

Anda mau tahu keunikan sajian di kedai "88"? Semua pempeknya dibuat tanpa menggunakan zat pengawet dan zat pewarna. Ikan tenggirinya dikikis kulitnya dan diambil dagingnya kemudian dicampur langsung dengan sagu.Untuk kulitnya tersendiri dibuat menjadi pempek kulit tenggiri, yang warnanya agak sedikit hitam. Namun masalah rasa tak kalah lezat dibandingkan dnegan jebis pempek lainnya. Sedangkan cukonya  (kuah cuka manis) asli dibuat dari gula aren (gula merah) khas Palembang. Inilah yang menyebabkan pempek Kedai "88" selalu habis diserbu pelanggannya setiap hari, jadi dia tak perlu menyimpannya lebih dari sehari di freezer atau chiller (kulkas/lemari pendingin).

Untuk minuman unggulan, seperti biasanya warung makan khas daerah Palembang, maka Es kacang Merah merupakan minuman segar dingin khas Wong Kito Galo ini. Es Kacang Merah yang manis dan girhnya kacang merah ini pasti pas buat mendorong segala menu masakan khas seafood ala Chinese yang biasanya tersaji panas-panas. Khusus untuk Es kacang Merah, maka sebaiknya Anda memesan via telepon atau datang sebelum jam makan siang, karena biasanya minuman khas ini sudah habis diserbu pelanggan sebelum jam 12.00 wib. Gimana? Luar biasa kan?

Biarpun pempeknya yang jadi fokus tulisan kelanakuliner, Ko Heri menegaskan kepada kelanakulienr bahwa sajian lainnya seperti Bakmi Bangka dan Seafoodnya juga termasuk yang disukai para pelanggannya. Saat mereka ingin makanan sedap sekejap dan mengenyangkan, maka biasanya menu seafood yang jadi pilihan. "Tapi kalau ditanya berapa besarnya omzet pemasukan dari jenis makanan yang mana, saya kira fifty-fifty lah". ujarnya diplomatis sambil berpromosi. Namun saat ditanya berapa omzet mana yang terbesar dari seluruh cabang, dia menjawab, "yah untuk cabang sini (Stasiun KA Bekasi) dan Kayuringin sebelas duabelas lah!" Wah artinya omzet setiap cabangnya sama-sama sebesar 2 hingga 3 juta per harinya. Sungguh sebuah omzet yang lumayan besar untuk kedai yang berukuran tak lebih dari 3x5 meter persegi itu (belum termasuk ruang dapur).

Kelanakuliner mencoba sajian pempek Kedai "88", dan kami disajikan Pempek Kapal Selam, Lenjer Kecil serta Pempek Kulit dan Adaan. Wow, baik anak saya Lulu maupun keponakan saya Fathimah sangat menyukainya saat saya bawa pulang buat food tester.(Fair gak seh kalau menggunakan anak kecil sebagai pekerja pencicip makanan?) Sistem layanan makan dine in  (makan di tempat) dan take away (bawa pulang) atau delivery (pesan antar). Kedai "88" buka dari jam 10.00 s/d 21.00 wib. dan masalah kapasitas kendaraan, pelanggan tak perlu kuatir, karena Stasiun KA Bekasi ini mampu menampung puluhan mobil dan ratusan sepeda motor di lahan parkirnya yang luas. Jelas peluang target pasar yang besar bukan?

Bila Anda ingin mencoba Pempek Kulit Kedai "88" yang unik dan lezat silakan kunjungi Stasiun KA Bekasi, dan keluar dari pintu selatan menuju tengah kota Bekasi, maka di jejeran kedai stasiun akan Anda jumpai Kedai "88" atau bisa juga Anda menghubungi nomor telepon berikut ini (021) 8895.9024 HP 0815.941.2487 atau (021) 7002.3336 kontak langsung dengan Ko Heri untuk reservasi atau pengiriman.


MENU UTAMA KEDAI "88"
NASI
Nasi Putih
Nasi GR Ayam
Nasi GR Spesial
Nasi GR Seafood
Nasi GR Pete
Nasi GR Ikan Asin
Nasi Capcay
UDANG
Udang GR Tepung
Udang GR Mentega
Udang Saos Padang
Udang Saos Tiram
Udang Saos Kuluyuk
Udang Lada Hitam
Udang Cah Jagung
MIE
Mie GR Ayam
Mie GR PelangiMie GR Seafood
Mie Masak Ayam
Mie Masak Seafood
AYAM
Ayam GR Kering
Ayam GR Mentega
Ayam Rica-rica
Ayam Cah kecap
Ayam Nangking
Ayam Kuluyuk
Ayam Cah Jagung
Bistik Ayam
BIHUN
Bihun GR Ayam
Bihun GR Seafood
Bihun Masak Ayam
Bihun Masak Seafood
KWETIAW
Kwetiaw GR Ayam
Kwetiaw GR Seafood
Kwetiaw Masak Seafood
Kwetiaw Siram Ayam
Kwetiaw Masak Ayam
Kwetiaw Siram Seafood
CAPCAY
Capcay GR Ayam
Capcay GR Seafood
Capcay Kuah Seafood
Capcay Polos
Tauge Cah Ikan Asin
Kangkung Cah Polos
Kangkung Cah Tauco
Kangkung Cah Terasi
Kangkung Cah Ayam
Kangkung Cah Seafood
GURAME
Gurame GR Kering
Gurame Asam Manis
Gurame Saos Padang
Gurame Bakar ala Shantung
Gurame Saos Tiram
Gurame Tahu Tausi
CUMI
Cumi GR Tepung
Cumi GR Mentega
Cumi Saos Padang
Cumi Saos Tiram
Cumi Kuluyuk
Cumi Cah Jagung Muda
LAIN-LAIN
Puyung Hay
Ifu Mie Seafood
Ifu Mie Ayam
Mun Tahu
Sapo Tahu
Angsio Tahu
Soup Ayam
Soup Asparagus Kepiting
Soup Asparagus Ayam
Soup Jagung Kepiting
Soup Jagung Ayam
Lumpia Udang
Lumpia Ayam
SAPI
Sapi Lada Hitam
Bistik Sapi
Kwetiaw GR Sapi
Kwetiaw Siram Sapi
Kwetiaw Kuah Sapi
Nasi GR Sapi
Nasi GR Gila
Nasi GR Komplit
Bakmi Kuah Sapi
Bihun GR Sapi
Bihun Kuah Sapi
KERANG
Kerang Saos Tiram
Kerang Saos Padang
Kerang Masak Tauco
MIE AYAM
Mia Ayam Polos
Mie Ayam Bakso
Mie Ayam Pangsit
Mie Ayam Bakso Pangsit
PEMPEK
Pempek Kapal Selam
Pempek Lenjer Kecil
Pempek Ada'an
Pempek Kulit
Tekwan
ANEKA MINUMAN RINGAN/SOFT DRINK
Es Kacang Merah - Rp.5.000,-
Cocacola / Sprite / Fanta - Rp.2.500,-
Aqua / Teh Tawar - Rp. 500,-
Aqua Botol Rp.2.000,-
Tehbotol / TeKita / TEBS / Fruitea - Rp.2.500,-
Es Teh Manis/Panas - Rp.2.000,-
Es Teh Tawar Rp.1.000,-
Es Jeruk - Rp. 4.000,-
Es Campur - Rp. 5.000,-
Aneka Jus Buah - Rp. 5.000,-

Bakmi Margonda Kalimalang

Kamis, 10 Desember 2009

Terbukti Tetap Lebih Enak


Bekasi - dobeldobel.com narasumber: Todo Sibuea
Tahu bakmi GM? Bakmi Gajah Mada. Orang Jakarta pasti tahu dong. Dari semua pilihan yang ada di menu bakmi GM, pilihan paling populer adalah pangsit gorengnya yang bentuk dan cita rasanya sangat khas. Tapi, mulai dari tahun 1999, bakmi GM mendapat tandingan dari kota Depok untuk hal pangsit goreng. Sekarang warga Depok tidak perlu lagi pergi ke Jakarta hanya untuk bisa merasakan pangsit goreng GM yang tenar itu karena di jalan Margonda Raya telah berdiri restoran Bakmi Margonda yang mampu membuat pangsit serupa.


Berdiri di penghujung tahun 1999, restoran Bakmi Margonda langsung menjadi buah bibir masyarakat kota Depok. Penyebabnya? Karena di Bakmi Margonda, pengunjung bisa menikmati pangsit goreng ala Bakmi GM yang sudah kondang bentuk dan citarasanya itu. Sajian mie-nya pun tidak jauh beda rasanya dengan bakmi GM yang sudah pernah dicicipi beberapa orang Depok. Apabila dulu rasa bakminya belum menyamai restoran Chinese Food, sekarang beberapa makanan di dalam menunya sudah mulai menyamai sajian di restoran Cina. Sepertinya, si pemilik restoran sudah mulai mampu meracik bumbu yang pas berdasarkan masukan dari para pengunjung/pelanggan. Kedua faktor inilah yang kemudian mengangkat reputasi restoran hingga kini.


Harga makanan di restoran in termasuk murah, Rp10.000-Rp.35.000,-. Untuk satu lusin pangsit, cukup membayar 12 ribu rupiah, kalau mau pesan setengah porsi bisa. Harga menu bakmi bervariasi dengan rentang harga dari 10 ribu rupiah hingga 19 ribu rupiah. Kalau pesan porsi kecil, hargnya lebih murah hingga Rp11 ribu. Selain itu adapula hidangan daging sapi, ayam, hingga seafood--gurame asam manis, udang goreng, cumi goreng tepung. Tentunya, harga yang murah tidak mempengaruhi mutu layanannya. Pelayanan di restoran ini termasuk baik dan cepat. Tapi, jika sedang ramai-ramainya, proses menunggu bisa menjadi uji kesabaran juga.


Sesuai namanya, letak restoran ini tidak sulit dicari karena memang persis di pinggir jalan Margonda. Tempat makan ini berdampingan dengan restoran Soto Ambengan Pak Sadi dan sebuah rumah tua kosong Mendapatkan tempat parkir untuk mobil juga mudah. Sekalipun begitu, mencari tempat parkir di saat ramai pun tidak terlalu sulit karena banyaknya lahan kosong di pinggir jalan Margonda Raya yang dapat dipakai untuk persinggahan sementara mobil Anda. Kalau begitu, mari datang dan bersantap di Bakmi Margonda sekarang juga, :)

Kedai Pelangi BAKMI RAOS - Ruko Sentra Niaga Kalimalang Bekasi

Rabu, 02 Desember 2009

Waralaba Bakmi Termurah Berkonsep Gerobak Kaki Lima



Bekasi, kelanakulner.com
Pada awalnya, Kedia Pelangi adalah sebuah warung makan milik seorang bintang iklan dan seniman dari Bekasi, mas Sony yang diberi nama Warung 5 Warna. Semenjak dia kebnajiran job iklan dan sinetron maka mas Sony, sang bintang salah satu operator telepon seluler pasar remaja  ini menghentikan usaha dagangnya dan mengalihkannya kepada rekannya Maulana. Maka oleh Maulana dirubahlah namanya menjadi kedai Pelangi dan Maulana menambahkan usaha waralaba Bakmi Raos yang lumayan terkenal itu.


Warung Kedai Pelangi Bakmi Raos yang buka dari jam 08.00 dan tutup hingga jam 22.00 malam ini menyajikan khas menu dari Bakmi Raos seperti Bakmi Raos, Bakmi Kuah, Mie Ayam, Mie AYam Rica-rica, Mia Ayam Bakso, Mie Ayam Yamin dan lainnya.


Uniknya walaupun sajian utamanya adalah bakmi namun Maulana menegaskan dia juga sanggup menerima pesanan untuk catering dan nasi box. Untuk itu dia bekerjasama dnegan mitranya mas Sony sang bintang iklan dan seniman itu. Bila Anda tertarik ingin menikmati lezatnya bakmi raso khas Mas maulana, silakan berkunjung ke Kedai Pelangi di Ruko Niaga Kalimalang, tepat depan perempatan Ahmad Yani. Ruko yang berada di depan Kayuringin itu termasuk ramai oleh karyawan kantor di ruko sepanjang jalan Ahmad Yani.





Untuk Reservasi bakmi khas Raos Anda bisa menghubungi di no telp berikut ini:
(021) 322.33.197 atau
(021) 954.893.81 atau
0818.929.753 atau
0812.194.8887 dengan Maulana sang pengelola sekaligus pemilik.

Sidik Rizal - dobeldobel.com

My Kitchen "A LIONG" Khas Kalimantan Bekasi

Selasa, 01 Desember 2009

Mie Ayam Khas Kalimantan di Atas Piring yang 100% Halal


Bekasi, kelanakuliner.com
Petualanganku kali ini kembali menjelajahi jalan Kartini, yang dikenal sebagai jalan teramai untuk wisata kuliner di Kota Bekasi, bahkan mungkin termasuk salah satu pusat kota Bekasi tertua. Semenjak berdirinya kota Bekasi dari Kabupaten Bekasi yang kemudian memisahkan diri, maka jalan Kartini merupakan salah satu jalan yang paling sering dikunjungi oleh para pelancong dan warga kota Bekasi. Buat para pelancong baik dari manca negara maupun lokal biasanya memilih jalan ini sebagai salah satu tujuan wisata apalagi di jalan ini ada beberapa hotel kelas melati yang masih nyaman dan sesuai dengan kebutuhan para pengelana. Belum lagi di jalan Kartini ini banyak sekali bertebaran jajanan rakyat yang begitu menggugah selera dan utamanaya bisa mengenyangkan siapa saja di samping nikmatnya tentu.

Cobalah Anda mengunjungi beberapa tempat baik itu warung maupun rumah makan sederhana yang ada di jalan Kartini Kota Bekasi itu, dan salah satu tempat yang bisa dijadikan favorit bagi Anda adalah  tempat yang menjajakan Mie Ayam Spesial di My Kitchen "A Liong". Rekomendasi saya ini berdasarkan hasil mencicipi mie ayam khas Kalimantan yang ada di sana. Di warung makan yang banyak sekali mendisplay bumbu-bumbu import dari negeri tirai bambu ini memang menyajikan menu masakan lainnya, namun saya mencoba satu masakan bakmi ayamnya yang memang menurut sang pengelola, bu Jeni, bahwa mie ayam mereka lah yang paling disukai para pelanggannya.

Rasa penasaran saya akhirnya tak bisa ditahan, sayapun meminta bu Jeni menyajikan Mie Ayam khas Kalimantannya yang dijamin halal karena menggunakan bahan-bahan halal seperti ayam. Itupun ayamnya yang disajikan cuma dagingnya saja tanpa kulit dan lemaknya, ujar Jeni kepada kelanakuliner.com. Saya pun tersenyum dan hanya satu dalam benak saya, bagaimana rasanya mie ayam spesial buatan olahan perempuan lajang dara yang berasal dari Kalimantan ini.

Hanya butuh waktu tak lebih dari 7 menit, bakmi ayam khas Aliong tersaji di muka saya. Uniknya adalah mie ayam disajikan di atas piring secara yamin, dan bukannya di dalam mangkuk. Ada beberapa helai taoge, dan saya diberitahu oleh Jeni bahwa itulah khasnya Kalimantan. Saya pun langsung menikmati menu itu hingga habis nyaris tak bersisa, bukan karena lapar, tapi memang rasanya yang berani dan lumayan lezat hingga suapan kuah terakhir, walau hanya bisa dinikmati dalam keadaan panas-panas.

Untuk rasanya, saya perkirakan ada sedikit bumbu masak Sasa (seperti pengakuan Jeni kepada saya) dan bumbu kecap asin importnya. Yang mengejutkan mie ayam nikmat plus taoge itu hanya dibandrol Rp 9.000,- dan bagi saya itu tidaklah mahal. Pas dengan rasa dan kualitas isinya. Ayamnya yang gurih dan tak berlemak, serta kuah yaminnya yang sesuai dengan selera bisa kita tuang bersama beberapa saos dan kecap tersedia di meja untuk ditambahkan.

Hal serupa dan sama nikmatnya ketika saya berkunjung ke My Kitchen Aliong yang ada di depan Sekolah Ananda, Durenjaya Bekasi Timur. Di rumah makan sederhana yang dikelola oleh sang kakak laki-laki Jeni, yang bernama Leonard Han, namun lebih akrab dipanggil Aliong. Jadi Anda tentunya sudah tahu kan dari mana nama rumah makan ini diambil? Aliong, lelaki kelahiran Pontianak, 1972 dari keluarga bermarga Han ini adalah anak ke dua dari 3 bersaudara dan bertindak sebagai koki sekaligus mengelola warung makannya bersama istri dan terkadang anaknya pun juga diajaknya. Aliong yang cukup kalem dan tak banyak bicara ini, menyajikan kwetiau spesial Aliong komplit kepada saya. Wah kalau begini, saya harus tetap obyektif memberikan penilaian, meskipun dia tak segan menyajikan beberapa menu masakan lainnya yang dijaminnya halal, karena hanya menggunakan daging ayam dan sapi serta seafood. Untuk kwetiaunya sendiri, terbuat dari tepung beras dan sedikit penyesuaian dengan rasa aslinya yang khas Kalimantan.

Aliong dan kakak sulungnya, Elizabeth Han berebut menjelaskan kepada kelanakuliner.com, "Kami berusaha menyesuaikan rasanya dengan lidah orang Bekasi dan Jakarta. Jadi rasa yang kami sajikan pada menu-menu kami ini lebih cenderung disesuaikan dengan masakan ala Jakarta dan Bekasi," ungkap Elizabeth. "Dan karena di lingkungan ini banyak warga yang juga tidak memakan B2 (sebutan untuk Babi, red), maka kami sama sekali tidak menggunakannya. Kami hanya menggunakan daging ayam, sapi dan seafood," imbuhnya lagi.

Sementara di sela kesibukannya melayani para pelanggan yang memang kebanyakan adalah orangtua siswa dari Sekolah Ananda yang tepat di depannya itu, Aliong menyempatkan berbicara dengan saya, dan ia juga menawarkan saya Ayam Asam Pedas ala Kalimantan, yang untuk rasanya saya nilai mirip seperti ayam goreng Asam Padeh ala Minang. Tak lupa kakak beradik Elizabeth dan Leonard menawarkan minuman khas olahan keluarga Han ini. Mulai dari Jus SonKid (jeruk khas Kalimantan) dan mnuman lainnya. Hmmm, bisa gendut neh!

Anda tergiur mencoba mie ayamnya yang memang halal dan bisa dikonsumsi siapa saja ini?
Silahkan kunjungi My Kitchen "A Liong" di:
Jl. RA. Kartini No. 48 (Sederet RS Islam bani Saleh)
buka dari jam 09.00 - 21.00 wib
Telp (021) 8811.401

Jl. Moh. Yamin No. 20 Bekasi (Seberang Sekolah "ANANDA")
buka dari jam 06.00 - 18.00 wib
Telp (021) 8822.673

Jl. Moh. Yamin No. 19 Bekasi "Toko MK" (Jual Makanan Khas Kalimantan)
06.00 - 18.00 wib
Telp (021) 92600.977

Daftar Menu Makanan yang disajikan di My Kitchen "A Liong"
MIE & BAKSO
- Mie Spesial "Aliong"
- Mie Ayam
- Mie Ayam Pangsit
- Mie Ayam Bakso Sapi/Ikan
- Mie Ayam Pangsit + Bakso
- Mie Ayam Bakso Gepeng

- Mie Gepeng Spesial Aliong
- Mie Gepeng Ayam
- Mie Gepeng Ayam Pangsit
- Mie Gepeng Ayam Bakso Sapi/Ikan
- Mie Gepeng Ayam Pangsit + Bakso
- Mie Gepeng Ayam Bakso Gepeng
- Mie Gepeng Udang


- Kwetiaw Spesial Aliong
- Kwetiaw Ayam
- Kwetiaw Ayam Pangsit
- Kwetiaw Ayam Bakso Sapi/Ikan
- Kwetiaw Ayam Pangsit + Bakso
- Kwetiaw Ayam Bakso Gepeng
- Kwetiaw Udang

- Bihun Spesial Aliong
- Bihun Ayam
- Bihun Ayam Pangsit
- Bihun Ayam Bakso Sapi/Ikan
- Bihun Ayam Pangsit + Bakso
- Bihun Ayam Bakso Gepeng
- Bihun Udang

- Bakso Bulat (isi 8 btr)
- Bakso Gepeng (isi 8 btr)
- Bakso Ikan Tenggiri (isi 8 btr)
- Bakso Tahu (1 ptg)
- Bakso Campur (Tahu+Gepeng+Bulat)
- Bakso Campur + Mie/Bihun/Kwetiaw

- Pangsit Udang (isi 8)
- Pangsit Ayam
- Pangsit Kuah
- Pangsit + Bakso Sapi/Ikan
- Pangsit Goreng
- Pangsit Goreng + Bakso

Aneka Mie Goreng dan Seafood

Menjual Aneka Macam Makanan & Minuman Khas Kalimantan, Susu Kacang dan Pisang Goreng Pontianak



BAKMI GRAND KELINCI - Tambun Bekasi

Kamis, 12 November 2009

Pembukaan Perdana Cabang ke-8 di
Grand Wisata Celebration Plaza Ruko AA3 No.1
Tambun Bekasi
Telpon (021) 99.6666.74 - (021) 923.68.419


Bekasi, kelanakuliner.com
Komplek perumahan menengah atas Grand Wisata memang termasuk salah satu tempat terlengkap dalam memberikan fasilitas layanan kepada penghuninya maupun pendatang.Lalu mengapa pendatang jugabisa mendapatkan layanan istimewa di komplek perumahan lumayan mewah ini? Jelas sekali dari namanya saja Grand Wisata memang semula bertujuan sebagai tempat tujuan wisata bagi warga Bekasi. Area perkotaan di tengah Kota Bekasi ini memang bisa disamakan dengan area komplek kota satelit seperti Kelapa Gading Permai atau tak jauh-jauh seperti di Kabupaten Bekasi dengan Delta Mas City, dimana di dalamnya malah ada pusat pemerintahan kabupaten Bekasi.


Takkalah dengan Delta Mas City, Grand Wisata memiliki jejeran ruko-ruko yang memang pas ditujukan buat warga yang tinggal di area itu, termasuk Kota Legenda dan sekitarnya. Namun begitu, segmen pasar yang dijuju setiap unit usaha yang ada di ruko-ruko itu tentunya tidaklah seragam. Semuanya berdasarkan kemampuan dan keinginan serta kebijakan masing-masing pengusaha. Tinggal kita lihat usaha apa saja yang sanggup dan bisa bertahan lama hingga berusia tahunan untuk bisa menangkap pasar penghuni dan warga sekitar Grand Wisata.

Tidak seperti Delta Mas City yang berlokasi di Cikarang, sekalipun pusat pemerintahan Kabupaten ada di tengah kota satelit itu, namun sepertinya unit usaha yang ada di ruko-ruko di dalam area banyak yang tak mampu bertahan lama, atau lebih tepatnya belum berjalan dan berkembang maju.


Melihat itu semua, ternyata usaha kuliner memang bisa bertahan paling baik, bahkan bisa meraup rupiah lebih besar dibandingkan jenis usaha lain. Komplek perumahan Grand Wisata memang masih sepi belum banyak penghuni, jadi sepertinya hanya unit usaha yang berkaitan dengan kebutuhan pokok sajalah yang bisa tetap eksis dan bahkan mengambil keuntungan.

Sebagai contoh, usaha restoran, seperti yang kelanakuliner.com jumpai di Bakmi Grand Kelinci. Usaha jaringan Rumah Makan Bakmi Grand Kelinci yang memiliki sedikitnya 6, dan terakhir setelah kelanakuliner bertemu dengan salaha satu manajemen supervisoryang mengatakanbahwa kini dibuka lagisatu cabang baru di Sentul.


Kecermatan melihat peluang pasar inilah yang merupakan persyaratan mutlaksebuah usaha yang hendak mengembangkan diri ke berbagai wilayah. Dengan kejelian dan pengalaman maka dapatlah dihindari kesalahan dalam mengeluarkan investasi yang beresiko besar. Bakmi Grand Kelinci di Ruko komplek perumahan Frand Wisata adalah satu hal yang tepat dan begitu dibutuhkan oleh segmen pasarnya.

Itulah sebabnya mengapa Bakmi Grand Wisata tidak saja memberikan layanan dine in saja, namun juga jasa paket acaraseperti pesta ulang tahun, reuni dan berbagai acara lainnya dimana pangsapasarnya memang tersedia dan siap untuk ditangkap. Lalu apakah kelebihan Bakmi Grand Kelinci dibandingkan dengan usaha sejenis di sekitarnya dan daerah lainnya?

Melihat facebook milik Bakmi Grand Kelinci yang membuka jalinan komunikasi online dengan kata-kata manis berikut:

To all loyal fans,

We are having a grand opening of our new restaurant in Grand Wisata, Tambun. This will be our third branch with the restaurant and cafe title. There will be food and drinks available for everyone so bring family and friends to this great opening.
We would love to see your company at this great event! Thank you for your ongoing support.


Tidak seperti pendahulunya (tapi kenyataannya bukan, bahkan setelah dirunut dari berbagai informasi, ternyata tak ada hubungan apapun dengan rumah makan ini yang bersifat manajamen konvensional serta tidak ada kecenderungan untuk ekspansi, maka Bakmi Grand Kelinci dinilai lebih mempunyai omzet dan pencitraan yang lebih baik. Sedangkan masalah rasa, maka sepertinya pihak manajemen perlu menambahkan label halal dari MUI. Itulah sebabnya Bakmi Grand Kelinci jauh lebih besar dan diterima oleh pasar. Sekarang tinggal bagaimana mereka bisa memuaskan pelanggan dengan rasa. Apakah Bakmi Grand Kelinci memang layak jadi pilihan favorit masyarakat di perkotaan?

Sekilas Tentang Bakmi Grand Kelinci Grand Wisata.
Sebagai salah satu usaha bakmi terbesar di Jakarta, maka Rumah Makan Bakmi Grand Kelinci mengembangkan sayapnya ke Bekasi dengan membuka cabang di Grand Wisata Tambun, Kota Bekasi pada Rabu tanggal 20 Mei 2009 lalu. Cabang ini merupakan cabang ke delapan  dari keseluruhan yang ada di seluruh Jabodetabek. Cbang lainnya adalah

Sidik Rizal - dobeldobel.com

BAKMI GRAND KELINCI
Terima Penyelenggaraan Pesta Ulang Tahun, Reuni Berbagai Acara



Cabang Lippo Karawaci
Lt. UG No. 123 ABC Karawaci - Banten
Telp.: (021) 546.2063


Cabang Mall Artha Gading
Lt. II Blok B3 No. 2 Kelapa Gading
Telp. (021) 4586.3809

Cabang Citra Raya
Jl. Taman Puspa Blok E1 No.1 Tangerang
Telp. (021) 5940.3865



Cabang Mall of Indonesia
Lt. I Blok A7
Telp. (021) 4586.8159

Cabang Restaurant & Cafe
Sentul City Petronas
Telp (021) 8796.2371, 8796.2279


Cabang Summarecon Mal Serpong
Lt. 2, F-50 Tangerang
Telp (021) 546.8909





Bekasi - kelanakuliner.com

Bakmi Djogja LESTARI RAHAYU Kemang Pratama Bekasi

Sabtu, 19 September 2009

BERUSAHA JADI SEMPURNA
Seperti Hanoman Ingin Jadi Manusia Seutuhnya
Bakmi Jogja, Bakmie Jogja, Bakmie Djogja, Bakmi Djogja, Bakmi Yogya, Bakmie Yogya, Wedangan

Bekasi, kelanakuliner.com
Perumahan Kemang Pratama memang hanya jejeran rukonya saja yang umumnya jadi tempat usaha pertokoan ataupun tempat makan. Namun di sebuah pojokan rumah di daerah Kemang Pratama kira-kira hanya 100 meter dari bunderan pertama setelah pintu gerbang Kemang Pratama, maka di sebelah kanan kita Bakmi Djogja, Pastel Bunda, Siomay, Jus Buah serta Tahu Sumedang, kayak Mini Pujasera, aja!

Khusus untuk Bakmi Djogja, Anda akan mendapatkan sajian khusus yang lain daripada biasanya masakan bakmi. Bakmi Djogja yang dimasak secara khusus untuk setiap pemesan. Walaupun sajian dibuat khusus untuk setiap pelanggan, namun karena sudah lama dan sangat berpengalaman, Mas Yoto, sang juru masak Bakmi Djogja, akan menyajikan bakmi yang pas dengan selera Anda baik itu Bakmi Goreng maupun Bakmi Godhog. Bakmi Godhog sendiri sebenarnya adalah bakmi rebus atau bakmi kuah pada umumnya, namun dengan ciri khas ala Djogjakarta dimana setiap masakan disajikan dan diolah dengan takaran bumbu yang sangat terlatih, sehingga saat kita melihat proses pembuatannya seolah sang juru masak seperti menggunakan insting atau naluri terlatih kira-kira.

Eit... tapi jangan salah, justru rasa yang dihasilkan oleh masakan sang koki tradisional Yogyakarta ini akan sama dan serupa (ya iya lah!) dari satu porsi ke porsi lainnya. Ini menunjukkan keahlian dan pengalaman yang cukup lama si juru masak berusian 32 tahun lalu ini.

Mas Yoto, lelaki kelahiran Pamian,  sendiri sebenarnya adalah karyawan yang diambil oleh sang bos langsung dari Jogyakarta dan didapuk untuk bekerja di Kemang Pratama Bekasi. Dengan pengalaman mas Yoto sebagai pedagang bakmi di Jogya itulah yang membuat seorang pelanggan tertarik untuk mengajak kerjasama buka warung bakmi khas Jogya di daerah lain.  Pelanggannya yang bernama R.Ony Ispriyanto, lelaki asli  Jogya  yang hobinya makan bakmi khas Jogya ini lah yang mengajaknya hijrah dan membuka usaha di luar Jogya.

Berdasarkan penuturan Mas Ony, panggilan akrab lelaki kelahiran  Jogyakarta, 15 Desember, 43 tahun lalu ini kepada kelanakuliner.com, bahwa dari sang ayah lah yang begitu menyukai makanan bakmi ini dengan menyarankan untuk membawa dagangan ini keluar Jogja  agar selalu bisa dinikmati kapanpun mereka mau. Kalau melihat cara bicaranya, tampak sekali keluarga mas Ony yang berpenampilan aristokratik  ini memang keluarga penggemar makanan khas Jogja dan dari setiap kisahnya, kelanakuliner mengambil kesimpulan bahwa mereka juga dari kalangan keraton Jogja.

Betapa tidak, semua desain interior warung Bakmi Djogja Kemang ini dibuat sedemikian rupa penuh dengan simbol-simbol keraton Jogja, bahkan katanya kepada saya, "Warna hijau bergaris kuning ini sendiri merupakan sandi buat kekhasan keraton yang tidak banyak diketahui umum. Warna khas ini disebutnya Gadung Melati. Artinya yang mengerti itu biasanya mereka yang memang tinggal di sekitar keraton Jogyakarta. Dari kisahnya tersebut menarik minat saya meneliti lebih jauh filosofi Jawa ini, khususnya keraton Jogja. Jadi mau wawancara ketemu Sultan.

Kembali ke pokok masalah warung Bakmi Jogja bilangan Kemang Pratama Bekasi ini terbilang cukup asri dan sederhana. Sekitar 5 meja dan masing-masing 4 kursi dengan lantai yang dibiarkan tak diubin mewah. "Justru untuk menimbulkan suasana dan kesan kesederhanaan dan tradisional Jogyanya," ujar mas Ony sang pemilik berfilosofi."Interior design yang banyak dihiasi lukisan wayang, seperti Hanoman, si kera putih dan wayang empat perempuan. Keduanya memiliki simbol, seperti empat tokoh wayang perempuan  berjejer yang berarti perempuan sebagai simbol kelembutan dalam melayani para pelanggan kami. Sementara empat wanita berjejer yang menyimbolkan saling dukung dan kerjasama antara satu sama lain dari setiap orang dalam usaha warung Bakmi Djogja ini," paparnya sambil menikmati bakmi goreng kegemarannya ditemani lauk ikan teri dan kacang goreng (biasa disebut Kering Teri). Mengomentari lauk Teri Goreng Kacangnya itu, mas Ony sempat berseloroh, "Kalau mau tahu pekerjaan saya, ya ini Mas, 'ternak teri'" dan belum sempat saya mengerti maksudnya, ia menjelaskan, "Ternak Teri" itu nganter anak, nganter istri, Hah? Saya pun  tersenyum geli mendengarnya bermain kata-kata..

Warung yang menempati rumah pribadi keluarga sang pemilik usaha ini mampu menampung 20-an orang pengunjung duduk dan 100 orang berdiri. Setiap malam-malam minggu atau liburan tertentu, Bakmi Djogja Kemang Pratama ini ramai dikunjungi pelanggannya. Buat para pelanggannya yang sudah merasakan nikmat dan lezatnya olahan mie khas Jogja ini, sepertinya tak akan lari ke lain hati tempat. Di samping ciri khas lezatnya yang langsung bisa dinikmati panas-panas di tempat itu, namun banyak juga pelanggan yang memesan untuk dibawa pulang dan dinikmati bersama keluarga mereka. Ternyata masakan bakmi Djogja ini walaupun dibungkus untuk dibawa pulang, namun tidak mempengaruhi rasa, bahkan ada pelanggan yang mengatakan, justru bila dinikmati di rumah dalam keadaan tidak terlalu panas, jauh lebih terasa nikmatnya. Hueleh! Saya sendiri lebih senang bila menikmati masakan bakmi itu saat panas. Lebih nyamleng.

Saya sendiri coba menikmati seporsi bakmi godhognya. Dan setelah nyaris menunggu 10 menit rasanya setahun, karena banyaknya antrian pengunjung saat itu (maklum lah pas setelah buka puasa), akhirnya saya bisa menyeruput kuah bakmi godhog khas Jogja ini. Kuah bakmi ini yang gurih dan manis memang sangat nikmat bila disruput saat panas, di samping segar dan pedasnya bikin saya jadi banjir keringatan (maklum tipikal melayu, hehehe). Rasanya Bro and Sis, jangan tanya dah.... Ruarrrrr biasssah! (dan saya pasti bilang Anda bakalan nyesel bila nggak ngerasain masakan bakmi ini. Intinya Anda bukanlah seorang bakmi-mania sebelum merasakan masakan Bakmi Djogja ini).

Kalau mau saya kasih skor dari 1 s/d 10, maka Bakmi Khas Jogja Kemang Pratama Bekasi ini mendapat skor penilaian 9. Artinya masakan istimewa yang harus dicoba! Tak banyak saya berkomentar, bila Anda menikmati masakan bakminya panas-panas baik yang godhogan maupun yang goreng, maka dijamin keluar keringat dan seolah mendapat suntikan energi ajaib. Hehehe...! Gak becanda!

Tertarik untuk memesan tempat dan merasakan nikmatnya bakmi khas Jogja ini? Atau bila Anda ingin juga sekadar berbincang-bincang dengan sang pengelola sekaligus pemilik usaha Bakmi Jogja Lestari Rahayu, bisa bertemu dengan Pak Joni. Lelaki yang selalu ramah tersenyum ini selalu menyediaka waktu untuk diajak sekadar kongkow-kongkow, bukan hanya membahas masalah bakmi Jogja yang begitu fasihnya dia ceritakan. Tanyakan hal lain, pastinya dia akan memberikan masukan layaknya seorang teman. Setidaknya itulah yang saya rasakan saat bertemu dan berbincang-bincang dengan pak Joni. Dan lebih hebat lagi setelah saya beberapa kali kunjungan akhirnya saya berjumpa dengan sang pemilik usaha langsung Ony Ispriyanto.

Bagi Anda yang mau menikmati malam bersama mitra Anda dan kebetulan tinggal di daerah Kemang serta ingin sekali merasakan nuansa khas Jogja, silakan datang ke Bakmi Djogja Lestari Rahayu Kemang Pratama. Setidaknya itulah yang diutarakan oleh mas Ony kepada kelanakuliner.com "Kami hanya mencoba melakukan sesuatu yang berarti kepada orang-orang di sekitar kami, dengan menyediakan tempat untuk berbicara bebas masalah bisnis, politik, atau masalah lainnya," jelas mas Ony.

"Setidaknya Warung Bakmi Djogja menyediakan ruang publik untuk berpolitik bagi pengunjungnya untuk bersantai, bertemu kolega, meluangkan waktu bersama keluarga atau bahkan bisa juga untuk berpacaran dan lain-lain, sambil menikmati hangatnya sajian kami" imbuh mas Ony sambil sesekali berfilsafat. Berbicara dengan mas Ony, tak terasa bila jam merambat menjelang jam 12 malam. Sepertinya saya terlalu asyik bertukar pikiran serta berdiskusi dengannya.

Andapun bisa berkesempatan mendapatkan suasana serupa bila berjumpa dengan sang pemilik, karena begitulah yang sekaku dijanjikan pemilik demi kepuasan para pelanggannya.Menyeruput wedangan khas Bakmi Djogja baik berupa wedang jahe, nasgitel atau lainnya yang pas banget buat temen ngobrol bersama teman atau pasangan termasuk keluarga Anda, pasti akan jadi pengalaman yang menyenangkan menghabiskan malam di Kemang Pratama. Silakan Anda buktikan sendiri.


 45KN3x 
BAKMI DJOGJA
BAKMI GORENG
Disajikan panas, terasa enak dan hangat.
Berisi bakmi, ayam, telor, dan sayuran.
Rp 10.000, -

BAKMI GODHOG
Bakmi rebus, cocok untuk menghangatkan badan.
Bakmi putih atau kuning dengan ayam, telor, dan sayuran
Bisa ditambahkan dengan irisan cabe, segar, panas dan pedas
Rp 10.000, -

NASI GORENG
Nasi digoreng dengan ditambahkan ayam, telor dan sayuran
Rp 10.000, -

MAGELANGAN
Nasi goreng dengan campuran bakmi.
Rasa istimewa nasi dan bakmi dalam satu piring
Rp 10.000, -

TAMBAHAN ISTIMEWA
Ati ampela, Uritan, Brutu
Balungan, Sayap, Endas gulu
Telor bebek
@ Rp 5.000,-

Sugeng dhahar, Matur nuwun rawuhipun.
Mugi tansah enak lan jenak
“Selamat makan. Terima kasih atas kunjungan anda”

Pesan antar: 9890 3045, 8241 4778
E-mail: bakmi_rahayu@yahoo.com
Kemang Pratama I Blok O No. 1


Dik Rizal - dobeldobel.com

Artikel Unggulan

Pasang AC Anti Virus Bakteri

Melindungi anggota keluarga dan semua orang dalam satu ruangan tanpa perlu masker

Pasang Iklan Anda Di Sini!

Pengusir Jin Setan

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2021. Comedy Club Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger