English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

PAWON BINTARA: Pojokan Pertigaan Bintara H. Naman yang Nyaman

Kamis, 31 Desember 2009

Pojokan Pujasera dengan Seafood dan Aneka Masakan Internasional Terlengkap di Bintara


Bekasi, kelanakuliner.com
Pojokan Bintara di Jl. H. Naman No. 1 Bintara Kota Bekasi ini saya kenal dulunya sebagai bengkel mobil dan motor yang lumayan ramai, namun entah kenapa kini berubah total menjadi tempat makan dan jajan serba ada yang lumayan asyik buat menghabiskan waktu bersama keluarga atau pasangan dan teman Anda. Dengan nama yang lumayan akrab, Pawon Bintara milik ibu Lisa ini memang dikonsep untuk melayani mereka yang ingin menikmati makanan seafood dengan aneka pilihan lengkap. Pawon Bintara, yang kini dipercayakan pengelolaannya kepada ibu Par, memberikan layanan Dine In, Take Away dan juga Pesan Antar. Pawon Bintara berkapasitas sekitar 12 meja masing-masing empat kursi, ditambah fasilitas lahan parkir yang luas sedikitnya mampu menampung 100-an motor dan 6 mobil ini menyajikan sedikitnya 100 menu masakan yang dikerjakan oleh 2 orang koki profesional.


Pawon Bintara yang memiliki ruang kantor, mushola, toilet dan tempat istirahat karyawan ini memeiliki 10 orang karyawan dan dikomandoi seorang manajer. Pawon Bintara buka dari jam 10.00 hingga tutup jam 22.00 WIB dan terkadang tutup lebih malam hingga dini hari bila ada event-event khusus seperti tahun baruan dan liburan. Sajian menu utamanya memang seafood, namun begitu sajian lainnya seperti masakan ala Eropa dan barat juga tak kalah lezat dan murah alias terjangkau.


Kelana Kuliner dot com mencapa Sapi Lada Hitam Pawon Bintara yang hanya dibandrol dengan harga tak lebih dari 20 ribu perak. Murah banget kan? Asyiknya lagi sambil menikmati makanan yang disajikan Anda bisa menonton acara televisi pilihan Anda, atau Anda memang sengaja mau nonoton acara program pertandingan bola bersama teman-teman di tengah malam? Cepat kunjungi saja Pawon Bintara, dan segera reservasi untuk pemesanan tempat di (021) 9304.0000 (021) 7135.2555 atau dengan ibu Pur.

Menu Andalan Pawon Bintara adalah sbb:
Nasi Goreng Telur
Nasi Goreng Sosis
Nasi Goreng Pete

"Seafood" Muarakarang di Bekasi

Jumat, 20 November 2009


KOMPAS.com — Makan seafood di rumah makan bakal lebih asyik jika bisa memilih sendiri ikannya. Bagi Anda yang tinggal di Bekasi, hal itu bisa dilakukan di kompleks Taman Resto yang berlokasi di Rawalumbu. Di tempat itu, suasananya dibuat mirip dengan pasar ikan ala Muarakarang yang ada di Jakarta Utara.

Seperti diketahui, Muarakarang adalah pasar yang menjual aneka ikan segar. Kita bisa memilih sendiri ikan yang diinginkan, dan untuk memasaknya tinggal melangkah ke warung-warung di dekatnya yang menyediakan jasa masak.

Di Taman Resto, meski variasi ikannya cenderung tidak terlalu banyak, konsumen tetap bisa memilih jenis dan ukuran ikan yang ingin dikonsumsi. Tersedia ikan air tawar dan air laut, seperti gurami, kwe, baronang, ayam-ayam, kakap merah, kerapu, udang, cumi, aneka jenis kerang, dan kepiting.

Ikan yang ditawarkan harga per onsnya lumayan terjangkau dan tidak berbeda jauh dengan yang ada di Muarakarang. Harganya Rp 3.600-Rp 6.700 per ons.

Untuk mencicipi nikmatnya olahan masakan, pembeli dikenai harga Rp 9.500 per porsi. Harga ini sudah termasuk lalapan dan sambal. Pilihan olahan masakannya adalah bakar spesial, goreng, saus tiram, saus padang, saus mentega, rica-rica, asam manis, goreng tepung, dan rebus.

Untuk ikan bakar disajikan dengan tiga macam sambal, yaitu sambal kecap, sambal rica-rica, dan sambal terasi. Menurut Ajat Sudrajat, Manajer Restoran, yang menjadi favorit adalah ikan bawal bakar dan gurami yang dimasak saus tiram atau saus padang. Sebelumnya ada juga menu seperti tim ikan dori, tetapi kurang diminati konsumen sehingga menu tersebut akhirnya dihilangkan.

Dalam sehari, ikan segar yang habis terjual di restoran tersebut mencapai 15 kg. Adapun pada akhir pekan bisa mencapai 20-30 kg. Semua ikan itu didatangkan dari Muarakarang. Tidak jarang konsumen yang membeli mentah ikan-ikan tersebut untuk dimasak di rumah.

Bagi yang suka dengan kerang, jangan khawatir dengan bau amisnya karena kerang-kerang tersebut sama sekali tidak berbau saat dimakan. "Karena pada saat perebusan kita tambahkan jahe yang sudah dimemarkan," ungkap Ajat.

Selain ikan, ada tambahan menu lain, seperti tumis kangkung dimasak dengan tauco, tumis daun ginseng, dan cah kailan. Semua dimasak secara mendadak dan masih segar. Sementara menunggu masakan matang, sebagai makanan pembuka, otak-otak bakar bisa menjadi pilihan.

Taman anak dan aerobik
Di kompleks Taman Resto, dari pagi hari hingga malam juga ada RM Sati Bundo yang menyediakan masakan khas padang. Pada malam hari, di Taman Resto dibuka gelaran bangku dan kursi untuk sajian makanan khas pasar ikan Muarakarang.

Selain dengan bangku-bangku, Anda juga bisa menikmatinya di saung yang memang disediakan untuk pelanggan yang ingin agar suasana kekeluargaan lebih terasa. Tersedia pula Taman Bermain Anak yang lumayan besar sehingga anak-anak bisa menikmati suasana bermain yang alami, terbuka, dan menyenangkan.

Ajat menambahkan, jika ada konsumen yang memesan tempat untuk acara keluarga, ulang tahun, arisan dan sebagainya, maka penggunaan semua fasilitas yang ada di restoran tersebut tidak dikenai biaya. "Apalagi pada hari Sabtu-Minggu pagi, di halaman diadakan senam aerobik, setelah itu pesertanya mendapatkan bubur kacang hijau secara gratis," ujarnya.

Pasar Ikan Segar Taman Resto

Minggu, 04 Oktober 2009

Resto untuk Seluruh Keluarga: Pasar Ikan ala Muara Karang ada di Rawa Lumbu Bekasi


Bekasi, kelanakuliner.com
Yang namanya berkeliling ternyata memang menyenangkan. Awal dari pertemuan saya dengan banyak pengusaha serta orang besar dimulai dari pengelanaan saya melewati jalur-jalur yang tak pernah saya kira sebelumnya. Bahkan saat saya masuk ke kota yang belum pernah saya kunjungi, maka biasanya saya akan mencoba semua jalur dengan motor tua saya demi mendapatkan spot yang asyik buat nongkrong dan makan.

Ternyata di sepanjang jalan Pramuka, Rawalumbu yang menuju arah ke perumahan Pondok Hijau, Pondok Timur, Taman Narogong dan Rawalumbu dari arah Bantar Gebang, Kemang Pratama dan Tol Bekasi Barat, banyak bisa kita jumpai tempat makan baik yang berupa Saung, Mini Resto, Warung beraneka yang menerima pelanggan bahkan hingga tengah  malam.


Salah satu pojok adalah Taman Resto tempat saya akhirnya  mangkal sehari-hari dari jam 09.00 s/d 12.00 wib. Di Taman Resto sendiri untuk pagi hari hingga malam ada RM Sati Bundo yang menyediakan masakan khas Padang. Sedangkan untuk malam harinya maka Taman Resto seperti sulap membuka gelaran bangku dan kursi untuk sajian makanan khas Pasar Ikan Muara Karang. Artinya, kalau Anda mau menikmati menu masakan Pasar Ikan Segar ala Muara Karang, kini bisa Anda dapatkan di Rawalumbu Bekasi.

Mau tahu apa uniknya yang bisa Anda dapatkan di sana? Selain menunya berupa masakan ikan segar dengan segala olahan, ANda bisa bersama keluarga Anda menikmatinya di Saung yang memang disediakan untuk pelanggan yang ingin agar suasana kekeluargaan lebih terasa akrab. Belum lagi Taman Bermain Anak yang luamayan besar, sehingga sambil anda dengan anggota keluarga dewasa menikmati kebersamaan dan berdiskusi, anak-anak bisa menikmati suasana bermain yang alami terbuka dan menyenangkan.



Menu ikan yang ditawarkan dibandrol per onsnya lumayan terjangkau buat kantong keluarga di sekitar Bekasi. So nggak beda dengan yang ada di Muara Karang, sajian ikan segar dijual dalam ukuran berat, sedangkan untuk mencicipi nikmatnya olahan masakan hanya dikenai biaya Rp. 9.500,- / porsi, harga ini sudah termasuk lalapan dan sambalnya. Pilihan olah masakannya adalah Bakar Spesial, Goreng, Saos Tiram, Saos Padang, Saos Mentega, Rica-Rica, Asem Manis, Goreng Tepung dan Rebus.

Untuk harga ikan dalam satuan berat yang bisa Anda pilih adalah sebagai berikut:





- Ikan Gurame Rp. 4.200,- / ons
- Ikan Kwe Rp. 5.800,-/ons
- Ikan Baronang Rp. 7.200,-
- Ayam-ayam Rp. 3.600,-
- Bawal Rp. 6.100,-
- Kakap Merah Rp. 6.100,-
- Kerapu Rp. 5.900,-

- Udang Rp. 6.700,-

- Cumi Rp. 4.900,-
Sayuran yang dijual pun per porsi adalah:
- Cah kangkung Rp. 9.000,-
- Cah Kailan Rp. 11.000,-
- Cah Daun Ginseng Rp. 11.000,-




Lain-lain per porsi
Rp. nasi Putih Rp. 4.000,-
Kerang Ijo Rp. 9.000,-
Kerang Dara Rp. 11.000,-
Kerang Bulu Rp. 11.000,-
Ayam bakar / ekor Rp. 39.000,-


Bagi Anda yang menyukai menu masakan Kepiting, maka pilihan masakannya adalah:
- Kepiting Super
- Kepiting Telur
- Kepiting Soka




Untuk Olahan Khusus seperti Cumi Goreng Tepung hanya dibandrol Rp. 14.000,-, Cumi Saos Padang Rp. 14.000,-, Udang Rica-Rica Rp. 21.000,- dan Udang Saos Tiram hanya Rp. 21.000,-






Minuman yang bisa Anda nikmati adalah
- Teh Tawar Rp. 1.000,-
- Es teh Manis Rp. 3.500
- Es Jeruk Rp. 6.000,-
- Es Jeruk Nipis Rp. 6.000,-
- Kelapa Muda Utuh Rp. 9.000,-
- Aqua Botol Rp. 3.500,-
- Soda Gembira Rp. 9.000,-
- Aneka Jus Rp. 8.000,-

Sidik Rizal - dobeldobel.com

Warung Kuliner Jatiasih depan Komsen Akuarium Resto

Selasa, 04 Agustus 2009

DIKONTRAKKAN
5 Tahun Rp. 2,5 Milyard

Asyik buat Kencan dan Ketemuan

Bekasi, kelanakuliner.com
Hebatnya promosi luar ruang rumah makan besar di depannya, Pendekar Gurame, Komsen Akuarium Resto sungguh membawa keberuntungan tersendiri buat Warung Kuliner, sebuah pusat Jajan Serba Ada yang baru berdiri tak lebih dari 3 bulan ini, pada Agustus 2009.

Bahkan kelanakuliner.com (gue) sendiri ngusulin kenapa nggak sekalian aja masang plang atau banner besar bertulisan "PINTU MASUK" terus di bawahnya tulisan kecil Warung Kuliner. Tempat ini sebenarnya sangat menyenangkan buat para pasangan muda untuk dijadika ajang makan malam atau berkencan di sore hari. Di samping suasananya yang romantis, segala makanan dan minuman yang meriah namun terjangkau ada disediakan buat meramaikan suasana romantis yang memang sudah terbentuk.



Lokasi strategis di depan sebua restoran besar dan jalan raya Komsen Jatiasih, kemudian lahan parkir motor yang lumayan luas dan terjamin. Pilihan jajanan pun lumayan beragam. Ada sajian utama seperti Tempe Mendoan Gombong, dan Siomay serta Dimsum. Nasi goreng dan Mie Goreng, soto Betawi serta bermacam-macam penganan ringan.

Warung Kuliner yang berlantai dua ini memang didesain secara sengaja untuk kaum muda yang ingin menghabiskan waktu bersama pasangan dengan suasana asri, alam terbuka dan jauh dari lalu lalang orang lewat. Lantai dua yang dibiarkan tanpa atap membuat suasana semakin nyaman apalagi bila di pagi atau sore hari. Mungkin untuk pasangan muda yang mau bercengkerama saat hari gelap, sangat tepat. Tinggal memesan makanan kepada pelayan yang ada, makanan segera diantarkan. Masalah harga tak perlu kuatir, sangat terjangkau buat yang muda-muda.

Itulah sebabnyam anak muda atau sekolah sering datang ke tempat ini walau hanya sekedar untuk sebuah acara program sekolah atau sejenisnya.

Tempat pusat jajan serba ada yang disediakan untuk duduk berehat sejenak ini lebih bernuansa kekeluargaan, karena para pelayannya memang dipersiapkan seolah melayani saudara atau keluarga sendiri. Menurut pengelolanya, Santi, ibu rumah tangga yang sengaja terjun menekuni bidang wisata jajanan ini, setiap pelayanan memang disengaja agar pelanggan tak perlu repot memilih menu, bahkan kalau perlu pengelolaan acara akan dipersiapkan jauh hari bila diminta.

Santi sendiri berniat akan menambah jenis makanan dan minuman yang disajikan di waktu dekat. Tinggal menunggu penandatangan perjanjian dan realisasi saja. Yang jelas, tempat kami, Watung Kuliner ini sangat cocok bagi para anggota komunitas tertentu dan apapun untuk menyelenggarakan pertemuan sambil menikmati waktu makan bersama, pungkas wanita manis ini kepada kelanakuliner.com

Lalu apa makanan andalan yang ada di tempat ini?

Sebenarnya banyak sekali makanan yang disajikan di Warung Kulienr, namun dari sekian sajian mungkin hanya Tempe Mendoan Gombong, yang disajikan dengan saus kecap manis dan cabe rawit yang pedas. Ditambah minuman es dingin apa saja, maka bila Anda bersama pasangan mencicipinya serasa tengah berada di daerah antah berantah... hehehehe... gimana enggak... Tempe Mendoan yang lumayan lunak dan agak berminyak, membuat tangan kita mau nggak mau harus menari memotel-motel (bahasa apaan tuh? maksud gue, mencabik-cabik) tempe mendoan jadi keasikan tersendiri.

Ya iyalah dari pada Anda mencabik-cabik tangan atau jari pasangan Anda, sebab bukan suasana romantis dong kalau begitu. Coba deh Anda bayangkan, duduk di lantai dua beratapkan langit, sementara di bawah kendaraan bersliweran lalu lalang menderum kadang lambat kadang cepat. Kita berdua pasangan asik menikmati tempe mendoan dan minum es Kelapa, srupuuuutttt... wah mantabbbs, kayaknya kita sedang bercinta rasanya dengan alam dan pasangan Anda tanpa kuatir bikin dosa... hehehehehe! Swear deh!

Makanya buruan kamu dan pasangan datang ke Warung Kulienr depan endekar Gurame, Akuarium Resto Jatiasih... hmmm masalah harga nggak usah kuatir... semua level setuju, ini adalah tempat elit dan romantis bagi semua orang yang ingin bercinta di alam terbuka...!

Reservasi:
Warung Kuliner
MENDOAN GOMBONG & Es Kelapa

Kontak Person :
Santi (021) 824.05038 atau (021) 707.950.38
Jl. Wibawa Mukti - Jatiasih
(depan Akuarium restro-Pendekar Gurame)
Bekasi

SidikRizal - dobeldobel.com

Taman Kuliner : Tempat Kumpul Bikin Acara Sambil Makan Enak

Senin, 03 Agustus 2009

Chandra Dj. : (Sebuah Tinjauan Analisa Wirausaha Kuliner)

Konsep A to Z sebuah Usaha Kuliner berbentuk Pujasera

Jakarta, kelanakuliner.com
Pernah mendengar istilah pupuler Pujasera, kan? Pusat Jajan Serba Ada. tapi pernahkah Anda mendengar Apel Gede? Apel Gede artinya Ape Lo minta Gue Ade.....! Kini konsep Apel Gede berubah dan bermetamorfosis mulai dari manajemen dan lokasinya. Namun manajemen pengelolanya masih tetap sama yakni Chandra Djamaludin, sang pencetus ide orisinil tersebut.

Bagaimana konsep manajemen Taman Kuliner yang diberi nama A to Z Concept ini bisa berjalan selama lebih dari satu setengah tahun? Menurut penuturan lelaki paruh baya keluaran manajemen puncak di perusahaan asing Philips dan Osram ini kepada kelanakuliner.com bahwa memang ada rencana untuk mewaralabakan usaha pusat jajanan serba ada ini.

Mungkin setelah skripsi anak perempuannya selesai dan dipublikasikan, dan dalam waktu dekat ini di tahun yang akan datang, Standard Operational Procedure (SOP) atau Prosedur Operasi Baku yang jadi acuan waralaba bisa disiapkan untuk para investor lokal yang mempunyai tanah luas sedikitnya 1000 meter per segi dan berada di pinggir jalan raya ramai dan mau dikembangkan jadi usaha taman kuliner dengan merk TAMAN KULINER.

Chandra sendiri mengakui bahwa usaha pujasera gaya Taman Kuliner bisa balik modal (BEP) dalam waktu 2 tahun paling lambat. Sebagai pilot project, Taman Kuliner Kalimalang Bekasi, memang bisa dijadikan acuan bagaimana mengelola sebuah usaha pujasera di bidang kuliner yang hanya bermodalkan manajemen simpel dan efisien serta tak perlu bermodalkan investasi terlalu besar.

Bagi Chandra Djamaludin sendiri, memang usaha kuliner berkonsep A to Zini tidaklah terlalu sulit namun juga tidak juga bisa disebut gampang sekali. Yang dibutuhkan sebenarnya adalah keseriusan dan manajemen baku yang bersifat fleksibel dan kekeluargaan. Itulah sebabnya, investor Taman Kuliner, yang seorang pensiunan pejabat instansi Deperindag, Christian Purba, mempercayakan lahannya yang seluas 1300 meter per segi ini dikelola secara penuh oleh Chandra.

Karena berkeinginan menangkap pasar (captive market) yang lalu lalang di sepanjang jalur Kalimalang, Chandra mengkategorikan calon pelanggannya sebagai: Pasangan suami istri yang berangkat kerja dengan motor atau mobil. Si suami mengantarkan istrinya berangkat kerja di pagi hari, dan di sore harinya, mereka perlu titik pertemuan (meeting point) sepulang kerja.

Kendaraan umum yang ramai hingga nyaris 24 jam dan jalur juga masuk kategori macet, maka tentunya para pelajar atau karyawan kantoran berkendaraan umum merupakan target segmented yang harus juga dijuju. Karena target pasar yang masuk di jangkauan pelajar, mahasiswa, pegawai kantoran dan/atau mereka yang berkendaraan motor maupun mobil maka konsep A to Z lah yang cocok diterapkan di Taman Kuliner Kalimalang Durensawit.

Itulah sebabnya, ketika pintu gerbang yang awalnya dibangun bergaya mewah seperti pintu gerbang hotel mewah berbintang lima diganti dengan pintu gerbang bergaya sederhana dengan tujuan psikologis mengundang semua kelas dari target pasar yang lalu lalang di jalur padat dan rawan macet itu. Dari sinibisa diambil kesimpulan bahwa Taman Kuliner memang sangat berpotensi untuk bisa memperoleh ROI (pengembalian investasi) yang relatif cepat, yakni hanya dua tahun.










Bagaimana dengan Anda? Tertarik berinvestasi di bidang usaha kuliner,karena Anda mempunyai lahan luas di pinggir jalan macet... Anda bisa menghubungi kelanakuliner atau Chandra Djamaludin.

Sidik Kelana Rizal - dobeldobel.com

De Koeliner Jatibening: Coba Jadi Market Leader Wisata Kuliner

Sabtu, 01 Agustus 2009

Lokasi Strategis, Harga Ekonomis, Produk Populis, Promosi Minimalis?


Bekasi, kelanakuliner.com
Bagaimana merebut perhatian di tengah ramainya usaha kuliner yang kian marak di kota pendukung metropolitan seperti Bekasi? Adalah De Koeliner yang memiliki lokasi sangat strategis, dengan konsep jajanan serba ada berbandrol harga ekonomis, ditambah produk sajian makanan yang populis (sayangnya nggak ngetop abis) tapi dalam hal promosi mereka masih minimalis. Bahkan terkesan masih belum berani lakukan gebrakan yang bila perlu heboh sekalian.

Mengambil istilah satu teman dekat saya, Agung KN, seorang pengusaha kuliner Burger Batok yang juga sedang dan sudah menulis buku Narketing, strategi penasaran sebuah produk jadi unggulan pasar. Harap Anda perhatikan kata yang saya maskud. Bukan Marketing, tapi justru Narketing. Bukan pemasaran tapi malah penasaran. (hehehehehe baca judul bukunya aja gue berani taruh, pasti orang ketawa ngikik).

De Koeliner tidak melakukan apa yang disebut dengan teknik Narketing (Penasaran) yang Efektif. Karena boleh jadi dengan investasi bangunan di atas luas tanah 1200 meter persegi akan menjadi terlalu mahal bila tidak melakukan apa-apa yang perlu dan harus dilakukan untuk merebut pasar. Untuk mendapatkan perhatian orang saja, saya kira akan sulit, karena dari lokasi yang ada di persimpangan jalan di wilayah Jatibening yang aksesnya sebenarnya bagus. Tapi apakah ada keunikan dan sesuatu yang HEBOH dan mampu membuat orang untuk penasaran sertaaaaaaaaaaa datang....! (sori huruf a-nya kebanyakan, bukan salah ketik tapi sengaja).

Bahasa kasar dan nyakitinnya adalah "Siapa yang mau datang melihat dan kalau bisa mau jajan di De Koeliner?" Kalau sang pemilik atau pengelola mau sedikit meluangkan waktu dan belajar lebih sabar, apalagi menjelang pembukaan pujasera itu yang semulanya direncanakan pada tanggal 4 September 2009. Ngapain harus bikin acara yang banyak mengeluarkan anggaran "mubazir" dan terlalu mahal, kalau bisa dengan sekian juta rupiah membuat sesuatu yang HEBOH bombastis atau nyeleneh dan membuat orang "menengok" kemudian penasaran baru tertarik untuk membeli.

Dari konsep promo yang dilakukan, hanya melalui media promosi below the line, seperti flyer, brosur, leaflet, giant banner atau baliho kemudian above the linenya hanya melalui media tabloid lokal untuk komunitas tertentu. Sangat minimalis, bahkan terkesan salah alokasi. Namun begitu, De Koeliner memang mempunyai peluang besar jadi tempat alternatif pusat jajanan dan tongkrongan asyik bagi kalangan tertentu. Nah yang jadi pertanyaannya adalah, siapa "kalangan tertentu" ini?


Bila target pasarnya adalah family oriented dan remaja (teenagers) atau ABG maka bisa jadi ada kesalahan strategi komunikasi. Saat saya bertemu dengan General Manager De Koeliner, Yoga, mengungkapkan bahwa persiapan secara teknis sudah dilakukan mulai dari hal-hal yang bersifat teknis semenjak beberapa bulaan yang lalu. Namun untuk persiapan promosi dan pembukaan, ia memang belum mau membeberkan apa yang akan dilakukan nanti. Sepertinya hal itu akan dilakukan saat rekan-rekan wartawan yang hadir pada tanggal 4 September mendatang hadir dan dijadikan sebagai sesuatu yang mengejutkan. (Ceritanya mungkin hendak membuat sesuatu yang very surprising.... hmmm bisa jdi berhasil seh).

Akan tetati (maaf saking bingungnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa gue jadi salah tulis....) ada hal-hal yang tampaknya memang belum dan mungkin malah tidak dilakukan oleh pihak manajemen De Koeliner. Setidaknya para wartawan atau calon pelanggan perdana nanti harus mendapatkan kesan mendalam dan tak terlupakan yang kalau perlu bikin penasaran.... bakalan ada apa seh di De Koeliner?

Sayang tulisan ini harus berlanjut nanti.... sabar ya!
Sidik Rizal

Artikel Unggulan

Pasang AC Anti Virus Bakteri

Melindungi anggota keluarga dan semua orang dalam satu ruangan tanpa perlu masker

Pasang Iklan Anda Di Sini!

Pengusir Jin Setan

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2021. Comedy Club Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger