English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Warung Desa Lapangan Ros Jaksel: Tradisional dan Internasional

Selasa, 05 Januari 2010

Menu Terlengkap untuk Resto Favorit Turis 24 Jam Penuh


Jakarta, kelanakuliner.com
Pernahkah Anda bayangkan dimana kita bisa menjumpai resto atau rumah makan yang 24 jam sehari dan 7 hari seminggu buka terus menerus dengan menu bebas serta lengkap seperti layaknya di hotel berbintang? Bahkan mungkin jauh lebih lengkap daripada hotel berbintang, karena masih ada hotel yang menyediakan menu hanya terbatas, dimana saat pelanggan hendak meminta menu makanan tertentu seperti tradisional dan favorit makanan rumahan hotel-hotel tersebut tak bisa menyediakan. Kini kesulitan itu terjawab dengan hadirnya Warung Desa cabang ke 2 di Lapangan Ros bilangan Cassablanca Jakarta Selatan.


Warung Desa yang dikelola secara lengkap memang baru ada 2 yakni yang di Jalan Sabang Jakarta Pusat dan Jl. KH. Abdullah Syafei (Lapangan Ros Cassablanca). Tapi ada satu rumah makan di Bandung yang merupakan induk dari manajemen grup Warung Desa ini.


Untuk Cabang Lapangan Ros, Warung Desa dikomandoi oleh Aries (Jakarta, 28 thn), lelaki jebolan sekolah perkapalan dan berpengalaman di bidang F&B selama 7 tahun lebih ini menjelaskan, bahwa Warung Desa sengaja dikonsep untuk para pelancong baik dari luar maupun dalam negeri. Itulah sebabnya menu sajiannya pun bertemakan tradisional dan internasional. Mulai dari Seafood, Chinese Food, Taiwan Food, Arabian Food, International Classic seperti Appetizer & Soup, Menu Utama seperti Black Pepper Steak Beef, Teriyaki Beef Steak, BBQ Chicken Breast, Fish & Chip Seafood. Ada juga Menu Pasta ala Itali.


Buat mereka yang menyukai menu Mie dan Bihun juga disediakan hingga puluhan menu. Sedangkan menu tradisional adalah mulai dari yang favorit seperti Gado-Gado, menu masakan Ayam & Sapi, Olahan Masakan Ikan Mas & Lele yang dilengkapi dengan menu umum rumah makan dan warungan tradisional seperti Nasi Putih, Sayur Asem, Capcay, Kangkung Cah hingga Tahu Kipas.

Belum lagi menu Bakso dan Kwetiaw yang lumayan komplit serta favorit lokal seperti Nasi Goreng ditambah tersedia pula Nasi Uduk dan Nasi Kuning. Untuk makanan berkuah Anda bisa pilih Soup dan Soto. Sedangkan minuman aneka Juice dan tak lupa minuman botol. Bagi Anda yang ingin minuman panas atau dingin disediakan beragam pilihan, dan juga aneka Milk Shake.


Bagaimana dengan minuman unggulannya?
Anda bisa pilih sajian minuman istimewa seperti Pinky delight, Hawaian Tanggo, Jamaican Reggae, Fruit Punch, Flying Syrup, Apple Snow Ice, Lime Squash. Dan yang unik serta beda dari yang lainnya adalah minuman Jangan Biarkan Aku Sendiri (Don't Let Me Alone). Atau Anda mau mencoba minuman dari Paris, yakni Blue Berry D' Eiffel.

Ada lagi minuman khas Timur Tengah, yakni Ayat-Ayat Cinta. Tak ketinggalan minuman unggulan cabang utama yang popular yakni Sabang Tosta D'Light. Selain itu ada juga Healthy Juice, Gano Schokolade, Gano Cafe Ginseng Tongkat Ali dan Gano Coffee Pati Ganoderma.


Fasilitas yang tersedia pun lengkap mulai dari ruang mushola dan pastinya toilet, ruang khusus Non-Smoker dan buat perokok, dimana kapasitas kursinya masing-masing bisa seratusan kursi. Untuk lahan parkirnya yang luas, so Anda nggak perlu kuatir baik untuk motor maupun mobil.


Anda berminat dan sudah tak tahan lagi ingin bersantap kapan pun waktunya? Kunjungi saja Warung Besan, Jl. Lapangan Ros (KH. Abdul Syafei) No. 27 Jakarta Selatan, atau untuk Reservasi Tempat atau Pesan Antar dan Catering bisa menghubungi Telp (021) 837.06631, Flexi (021) 323.14059, (021) 323.14159 atau 0857.1771711 dengan Aries.

Sidik Rizal - dobeldobel.com

Warung Besan Kalimalang: Kombinasi Menu Sunda Betawi

Sabtu, 02 Januari 2010

Menu Betawi Jadul Nan Nyaris Punah Harga pun Jadul Punya

Gabus Pucung, Sayur Besan, Ketupat Babanci, Semur Jengkol di Restoran Bergaya Penggede


Bekasi, kelanakuliner.com
Telepon saya berdering saat sedang mewawancarai narasumber kelanakulner.com, dan ternyata itu datangnya dari HP pak Lili juworo sang pemilik serta pengelola Warung besan yang meminta saya untuk datang dan menikmati menu unggulannya yang sudah akan diluncurkan keesokan harinya, yakni gabus Pucung.

Tak lebih dari satu jam, saya pun meluncur ke Warung Besan untuk segera melihat, merasakan dan bukan sekadar mencicipi menu unggulan warung khas Betawi jadul itu. Ternyata saya tidak sendiri ada mas Didit di sana, si wartawan BeritaJakarta.com yang juga diundang oleh pak Lili. "Sebenarnya saya juga mengundang pak Bondan Winarno untuk datang dan menikmati Gabus Pucung ini, tapi sepertinya dia lagi sibuk. Katanya dia hanya mau datang kalau Sayur Babanci (saya pikir Ketupat Sayur Babanci) yang asli masakan orang Betawi asli sudah siap disajikan di sini." jelasnya sambil menegaskan bahwa pak Bondan hanya mau datang kalau Sayur Babancinya benar-benar asli, bukan Babanci-babancian (hehehe saya pikir sayur kebanci-bancian dong kalau nggak asli).

Wuiihhh., ketika saya merasakan sayurnya yang "audzubillah" gurih tapi tanpa menggunakan mecin (vetsin) itu, memang luar biasa lezat. Hmmm top markotop lah kalau meminjam istilahnya pak Bondan, saya sih bilang mantabs 2 rakaat! (haha paan lagi tuh?)

Kayaknya para pecinta masakan betawi gak bakalan nyesel bila menikmati makanan itu di rumah makan yang selalu ramai dengan pengunjung berkendaraan motor ini dari hari ke hari. "Ini memang sudah saya rencanakan, saya mau rumah makan ini bisa melayani mereka yang tidak berkantong tebal dan kenyang serta puas keenakan," papar si pengusaha yang sangat peduli dengan rakyat lemah ini. Hal ini pun dibuktikan dengan banyak dari proyek-proyeknya yang sangat berpihak kepada orang miskin seperti pabrik jamu untuk penyakit-penyakit berbahaya yang hanya bisa diobati dengan obat-obatan mahal. Dia sendiri pernah merasakan kesulitan saat anaknya sakit dan dirawat di RS Pondok Indah, untungnya anaknya berhasil disembuhkan, tapi dia begitu terkejut dengan obat-obatan yang harus dibelinya sungguh fantastis harganya dan bagaimana mungkin orang miskin bisa selamat dan disembuhkan dengan harga obat yang tinggi seperti yang dialaminya. Kepeduliannya kepada orang lain dan tidak perduli dengan keuntungan banyak  inilah yang membuatnya berprinsip harus bisa menghadirkan masakan khas Betawi seperti pada masanya dulu, "Masakan Betawi pada dasarnya adalah masakan kepepet orang Betawi yang bisa makan dari apa yang ada, namun tetap nikmat. Kondisi bangsa kita pada masa penjajahan Belanda dulu tidaklah mewah, tapi orang Betawi dan Sunda bisa mempunyai menu masakan yang luar biasa nikmat, dan pantas disajikan hingga kini," imbuhnya kepada kelanakuliner.com

Saat melihat Warung Besan di Jalan Raya Kalimalang no 37 Sebelah Capem BCA dan BTN, Pondok Kelapa, Jakarta Timur yang masih dihiasi karangan bunga sehari setelah soft launching, saya pun langsung tertarik untuk mengunjunginya. Tak perlu repot saya pun langsung bertemu dengan sang pengelola Lili Juworo, lelaki paruh baya asli kelahiran Betawi yang sejatinya adalah seorang pengusaha kerajinan Cetak Kaca Hias terkemuka di Bogor.


Kecintaannya kepada menu asli Betawi dan nostalgianya pada masa Betawi dimana ia masih mengalami masa-masa sulit dengan makanan khas Betawi yang serba apa adanya inilah yang menyebabkan ia ingin membuat sebuah rumah makan khas Betawi. Anehnya lagi Lili Juworo tidak memikirkan keuntungan, hal ini bisa dilihat dari harga yang dibandrol benar-benar harga terjangkau bagi para pengendara motor, demikian ujarnya kepada kelana kuliner.com Jum'at 01/01/2010 lalu.




Untuk meyakinkan diri saya, Lili menawarkan menu sajian khas Betawi yang nyaris sulit untuk dijumpai lagi, yakni Sayur Besan. (Padahal saya mengharapkan Ketupat bersayur Babanci, yang memang nyaris punah itu). Tapi tak apalah, menikmati paket Sayur Besan komplit dengan nasi ini saja sudah bikin saya kleweh-kleweh nikmat dan ditambah dengan Es Campur Besan. Pokoknya mantep berat Bro and Sis!

Berikut akan saya sajiakan laporan lengkapnya, namun berhubung ada persiapan lain hal, maka kami lampirkan saja tulisan terkait yang berhubungan dengan launching Warung Besan yang mempunyai interior dan sajian menunya yang mewah namun harganya jauh dari mewah.


baca saja tagline yang ada di brosurnya:
 





Masakan Betawi Jadul dan Masakan Sunda..!!
GABUS PUCUNG, SAYUR BESAN,

Semur Jengkol, Sambel Gandaria, Gurame Cobek
Sambel dan Lalap gratis!



Tulisan terkait sumber Berita Jakarta

Warung Besan Kolaborasi Kuliner Betawi-Sunda


didit/beritajakarta.com

Masakan khas Betawi dan Sunda sudah lama memiliki penggemarnya sendiri. Kekayaan cita rasa dan keragaman jenis makanan menjadi keunggulan tersendiri buat kuliner asal kedua daerah tersebut. Namun, tak banyak rumah makan yang menggabungkan kekhasan makanan kedua daerah itu, kecuali di Warung Besan.


Warung yang berlokasi di Jl Raya Kalimalang, Pondokkelapa, Jakarta Timur, ini siap memanjakan keinginan tamu yang ingin mencicipi nikmatnya menu masakan khas Betawi Sunda tersebut. Berbagai menu masakan tradisional dengan racikan bumbu turun-temurun menjadi sajian andalan di rumah makan bergaya sederhana itu. Sebut saja, sayur besan khas Betawi, soto Bandung, gepuk, dan cumi sotong menjadi sajian nikmat dan tak terlupakan jika berkunjung ke tempat itu. Terlebih, semua menu yang disajikan merupakan hasil racikan juru masak yang telah lama malang melintang di dunia kuliner tradisional.


Epen Pendi (42), juru masak Warung Besan mengatakan, menu masakan yang ada di Warung Besan merupakan makanan khas daerah Betawi dan Sunda. "Masakan Sunda dan Betawi lebih khas pada rasa yang manis atau pedas. Kita lebih menajamkan rasa pada setiap masakan. Ini yang tidak ditemui di warung makan khas daerah tertentu di Jakarta," ujar Epen dengan nada bangga.

Epen membuka sedikit rahasianya dalam mengolah gurame cobek menjadi makanan yang spesial. Di tangannya, gurame diolah dengan campuran bumbu seperti, kencur dan jahe sehingga membuat rasa gurame menjadi lebih segar. Untuk memasukkan unsur pedas layaknya masakan Sunda lain, Epen menambahkan bumbu yang telah diracik dengan sedikit cabe merah.


"Untuk membedakan rasanya, trik yang diandalkan oleh Warung Besan adalah ketajaman rasanya, dan itu tak ditemui di warung makanan tradisional lainnya," jelas pria kelahiran Bandung 42 tahun lalu ini kepada beritajakarta.com, Selasa (15/12).

Selain gurame cobek, lanjut Epen, masakan Betawi kuno yang sekarang sudah mulai hilang semacam pucung gabus dan sayur babanci juga menjadi andalan rumah makan itu dalam memanjakan lidah pengunjung. Puas menikmati sajian makanan, pengunjung pun bisa menikmati enaknya jus jali-jali. Semua jenis masakan itu bisa dinikmati pengunjung hanya dengan merogoh kocek antara Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu. Sebuah harga yang murah, untuk kenikmatan lidah yang tiada tara.


"Buah Jali-jali dulu banyak dijumpai di Indonesia, namun saat ini sudah tidak ada lagi. Jus Jali-jali buahnya kita datangkan langsung dari Belanda. Semua demi pelestarian makanan atau minuman khas daerah Betawi dan Sunda," kata Lili Juworo, pemilik rumah makan Warung Besan tersebut.

WARUNG BESAN
Jl. Kali Malang Raya No. 37 Kav 3C-D
(sebelah Capem BCA BTN dan Burger Grill)
Pondok Kelapa
Jakarta Timur
Kalimalang

Tel. (62 21) 8543 9388

penulis: didit
editor: sidik rizal

RM Ibu Yanti: Nostalgia Makanan Rumahan Ala Kampung

Kamis, 17 Desember 2009

 NASI TIMBEL VS AYAM GORENG KAMPUNG 
Buka Sejak 20 Juli 2009


Bekasi, kelanakuliner.com
Berkunjung ke satu rumah makan yang baru berdiri setelah sebelumnya rumah makan terkenal pindah dari lokasi tersebut ke lokasi lain, maka yang tersisa adalah sebuah tempat makan yang ada dalam bayang-bayang besar nama besarnya. Demikian pula dengan RM Ibu Yanti, yang baru saja berdiri pertengahan Juli 2009 ini. Namun pada kenyataannya bayang-bayang itu hanyalah fenomena yang menguntungkan dan tidak merugikan sama sekali buat sang pemilik rumah yang lokasi terletak di jalan Veteran No. 28 Margajaya - Bekasi depan Alun-alun Kota Bekasi ini.

Ibu Yanti, sang pemilik rupanya tak mau ketinggalan peluang yang ada. Berkonsep sedikit berbeda dan mencoba menemukan ciri khas baru dari pencitraan rumah makan sebelumnya, maka lahirlah sebuah konsep rumah makan sederhana dengan menu-menu tradisional yang lebih beraneka. Taruhlah sebuah contoh menu masakan baru yang hendak dijadikan sebagai unggulannya, yakni Nasi Ayam Goreng Kampung. Menu tradisional khas Jawa Tengah ini bisa dinikmati dalam dua jenis varian masakan ayam, yakni Ayam Bakar dan Ayam Goreng. Menurut sang kokinya menu unggulan yang lebih disarankan bagi pelanggan kali ini adalah Nasi Ayam Goreng atau Bakar. Berbeda dengan menu pada umumnya di tempat lain, konsep sajian menu Nasi Ayam Bakar atau Goreng Kampungnya benar-benar diolah dengan menu bumbu asli dari kampung dimana tak ada bumbu-bumbu yang bercitarasa ataupun bermerk modern apalagi import. Semuanya asli rempah-rempah nusantara.


Kelanakuliner mencoba juga menu Nasi Timbel Komplit Ayam Goreng. Menu lainnya untuk paket Nasi Timbel Komplit seperti Empal Gepuk dan Ikan Mas sebenarnya tidak kalah mengundang selera. Namun karena waktu, maka menu favorit pelanggan Nasi Timbel Ayam Goreng yang dijadikan food tester. keunikan dari menu Nasi Timbel Komplit Ayam Goreng sebenarnya ada pada kekuatan rempah pada bumbu ayam gorengnya sedangkan nasi timbel yang dibungkus daun pisang ini sepertinya sama dengan nasi pada umumnya, namun taburan bawang goreng dan wanginya nasi yang masih panas menambah selera ditambah lagi sayur asem yang sangat gurih dan tentunya sedikit asam. Khusus untuk bumbu sambel Ayam Gorengnya, kelanakuliner menilai lumayan pedas dan manis. Namun melihat warnanya saja yang merah menggairahkan, sepertinya semakin menambah nikmat gurih dan empuknya ayam goreng kampung ini. Anda tertarik dan mau mencobanya untuk dibawa pulang buat keluarga Anda?


Kunjungi saja RM Ibu Yanti yang terletak di jalan Veteran No.28, Margajaya - Bekasi (depan Alun-alun Bekasi), jangan kuatir dengan lahan parkir, karena rumah makan ini tepat di jalan protokol pusat kota, maka lahan parkir yang tersedia adalah sepanjang jalan. Sistem pelayanan adalah Dine In dan Take Away dengan kapasitas maksimum daya tampung rumah makan bernuansa saung khas Jawa Tengah ini adalah 44 kursi. Buka dari jam 10.00 s/d 22.00 wib. Biar pun begitu untuk sistem pesan antar, Septi (waiter) menjelaskan bahwa ada karyawan yang khusus memberikan layanan pesan antar yakni Mulyani, namun baru bisa hanya di sekitaran lokasi Alun-alun, mulai dari Polres, Kehakiman, Kejaksaan, RSUD hingga kantor PMI dan perkantoran serta percetakan yang ada di sekitar daerah itu saja., ujarnya tersenyum.

Untuk Reservasi Anda bisa menghubungi di nomor telepon
(021) 2888.8439
sedangkan untuk pemesanan skala besar ataupun catering langsung dengan ibu Yanti sendiri di nomor 0815.1121.7092

Menu Utama
RM Ibu Yanti

Paket Spesial 1
* Nasi Timbel Komplit Ayam Bakar/Goreng
* Nasi Timbel Komplit Empal Gepuk
* Nasi Timbel Komplit Ikan Mas
Paket Spesial 2
* Nasi Ikan Gurame Bakar/Goreng
* Nasi Gurame Cobek
* Sop Buntut Goreng/Bakar
* Sop Buntut
* Soto Ayam/ Soto Daging
* Nasi Soto

Paket Spesial 3
* Nasi Ayam Bakar/Goreng Kampung
* Nasi Empal Gepuk/Ikan Mas
* Nasi Goreng Ayam Bakar/Goreng
* Mie Goreng Spesial
* Nasi Goreng Spesial
* Nasi Goreng Seafood
* Mie Goreng Seafood
* Cah kangkung Seafood

PAKET HEMAT
* Nasi Ayam bakar/Goreng Kampung
* Nasi Daging + Tempe + Tahu
* Cah kangkung Polos
* Nasi Capcay
* Nasi Goreng Biasa
* Mie Goreng Biasa
* Nasi Putih
* Telur Ceplok
* Nasi Cah Daging Lada Hitam
* Nasi Cah Ayam Lada Hitam
* Nasi Sapo Tahu



ANEKA MINUMAN RINGAN DINGIN DAN ANEKA JUS


KANTIN RATU AYAM: Murahnya Nasi Teroris Seleranya Roti Kingkong

Senin, 14 Desember 2009

Selera Eropa, Selera Oriental, Selera Tradisional




Bekasi, kelanakuliner.com
Setelah selesai mengurus masalah administrasi dengan klien di daerah Kalimalang dekat kampus Univ Gundar,  pulangnya melewati belakang Kios Komplek Ruko Duta Permai. Di sana kelanakuliner jumpai sebuah kantin yang sepertinya selalu penuh dan gak ada matinya. Tiga kali bolak balik dalam seminggu ini belum pernah kelanakuliner lihat kantin Ratu Ayam kosong melompong. Selalu saja ada yang duduk entah berkumpul untuk sekadar bermain musik atau makan minum.


Pengunjung Kantin Ratu Ayam yang dominan mahasiswa kampus Gunadharma ini memang lumayan ramai dibandingkan kantin dan warung lainnya. Kalau dihitung luas kantin Ratu Ayam ini sekitar 6 blok dengan nilai kontrak 3 juta perak per bulan, bisa dihitung kan berapa setahunnya.



Kantin Ratu Ayu Ayam yang sudah berdiri semenjak 2004 dimulai dengan sebuah kios berukuran 3x3 meter persegi dan modal awal 3 ekor ayam serta 3 takar beras ini, kini sedikitnya membutuhkan 20 ekor ayam untuk 80 orsi sajian dengan omzet sedikitnya 2 s/d 3 juta per hari. Kantin Ratu Ayam yang dimiliki oleh Tuti Eno Simatupang ini dikelola berdua dengan anak perempuannya yang bernama Evelina Esther. Walaupun anaknya itu masih bekerja di sebuah biro travel agent, tapi hampir setiap harinya Evelin membantu mamanya di saat-saat ramai.


"Peak hour nya pas jam makan siang mulai dari jam 11 sampai dengan jam 2 siang. Sedangkan kami biasanya hanya buka pada hari Senin hingga Sabtu saja," aku Evelin kepada kelanakuliner.com Keramaian pengunjung yang begitu melelahkan memang dominan datang dari karyawan di sekitar ruko Duta Permai Kalimalang dan mahasiswa kampus Gunadharma serta orang tua murid sebuah bimbingan belajar dan sekolahan Al-Azhar.m sehingga Evelin tidak mau membiarkan mamanya sibuk dan kewalahan menangani para pelanggannya  yang membludak. Sambil membantu mamanya berdagang di pagi hari, Evelin tetap bekerja di sore harinya.  Sedangkan untuk menu yang disajikan, otomatis ada beberapa kelas, namun yang dominan adalah untuk para mahasiswa, ungkap Evelin, perempuan kelahiran Jakarta, 25 Januari 1980 ini.



Evelin dan mamanya yang berdarah Manado ini pada awalnya hanya menyajikan menu Ayam Bakar Kecap, lalu sedikit demi sedikit setelah pelanggannya mulai menyukai setiap menunya, Tuti Eno, sang mama, mulai meningkatkan jenis menu agar para pelanggannya tidak bosan dengan sajiannya yang itu-itu saja. "Karena tidak semua pelanggannya suka dan selalu senang dengan menu ayam kecap kami selama ini," alasannya mengapa ia mulai menambah menu.


Setelah berjalan 3 tahun di awal 2007, sang anak, Evelin mencoba menciptakan nama-nama unik khusus untuk para pelanggannya yang mahasiswa. Kreativitas terlahir dibantu oleh para mahasiswa pelanggan. Evelinpun mulai menyukai dan berfikir keras untuk pemberian nama makanan yang dimasak sendiri oleh sang mama, Tuti Eno. Taruhlah untuk makanan favorit para mahasiwa, yakni Nasi Teroris. NASI TERORIS adalah akronim serbutan untuk Nasi Putih, Telor Ceplok Hangat, Crispy (Kriuk-Kriuk) + Kecap dan Sambal, demikian Evelin menjelaskan. Harga dari Nasi Teroris sendiri tentunya adalah harga mahasiswa atau pelajar, hanya Rp.5.000,- per porsi. Saya pikir makanan siang ini benar-benar jadi teroris harga buat warung-warung lain karena murahnya.


Belum lagi menu minuman favorit mahasiswa, yakni PUDING. Jangan salah, yang dimaksud Puding di sini bukanlah apetizer sejenis jelly, melainkan air PUtih DINGin. "Mereka menyebutnya Puding, jadi ya kami mengikutinya saja," jelas Evelina. Banyak lagi menu-menu sederhana lainnya namun mempunyai nama-nama yang sangat kreatif.

Akan tetapi, menurut Mama Tuti Eno, wanita yang sudah mempunyai cucu ini, inovasi bukan dari nama menu saja, namun juga ada pada masakannya. Ada beberapa menu masakan asli khas Manado yang saya adopsi dan saya masukkan ke menu khas setempat di sini, ungkapnya. Misalnya yang paling digemari adalah KOBEL, yakni Nasi + Ayam Goreng bumbu Woku Belanga. Waku Belangan sendiri adalah khas masakan daerah Manado. Demikian pula KOBRA, yakni Nasi + Ayam Bakar bumbu Woku Belanga.


Untuk makanan dari roti dan favorit mahasiswa karena harganya yang sangat ekonomis adalah Roti Kingkong. ROTI KINGKONG adalah Roti lapis tiga tangkup dengan daging asap, Keju dan Telur Ceplok. Harganya hanya 10 ribu perak. Menu ini biasanya dipesan karena cepat dalam pembuatan, dan mengenyangkan serta bisa langsung mereka makan sambil langsung jalan kembali ke kampus. Untuk yang ukuran lebih sedkit maka kami sediakan Roti DORCE, yakni Roti lapis isi Daging Asap, Telor Ceplok. Hahaha, lumayan kreatif lah, paling gak sudah bisa menghibur hati sebelum mengenyangkan perut.


Atau buat Anda yang menyukai musik era 80 bisa bernostalgia memesan Nasi BEATLES, yang artinya Nasi Bakso, Telor, Sosis dan Saus Rasa khas Kantin Ratu Ayam. Buat Anda yang suka sekali ngobrol sana-sini bersama rekan, ada menu yang mungkin cocok untuk dinikmati, yakni AYAM GOSIP. Ayam Gosip adalah Nasi + Ayam Goreng Crispy dengan aneka Saus Pilihan Anda seperti Saus Asam Manis, saus Goreng Mentega, Saus Botol belibis atau Sambel Rica-rica. Harganya cuma Rp.7.500 per porsi, pas buat kantong Anda bukan?


Mau menu lainnya yang unik kedengaran namun sedap dan lezat di lidah dan bergaya selera Eropa, Oriental serta Tradisional, Anda langsung saja berkunjung ke Kantin Ratu Ayam Ayu (banyak ayam kampusnya seh), di Kios No. 25-30 Komplek Ruko Duta Permai, Jl. KH. Noer Ali, di antara kampus Gunadharma dan Sekolah Al-Azhar Kalimalang Bekasi. Buruan Anda datang sebelum habis diserbu oleh para mahasiswa. Biar begitu, kantin Ratu Ayam mampu menampung sedikitnya 100 tamu (nyaris dua kelas). Bila Anda tidak mau makan di tempat (Dine In) Anda bisa bawa pulang (Take Away). Dan untuk sementara waktu ini layanan Pesan Antar hanya untuk daerah sekitar Gunadharma dan AlAzhar saja. reservasi di No. Telp  (021) 92692722  dengan Tuti Eno atau Evelin.

Dik Rizal (dobeldobel.com)

Artikel Unggulan

Pasang AC Anti Virus Bakteri

Melindungi anggota keluarga dan semua orang dalam satu ruangan tanpa perlu masker

Pasang Iklan Anda Di Sini!

Pengusir Jin Setan

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2021. Comedy Club Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger